Rabu, 07 Oktober 2026
17:22 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Basuki Resobowo

Basuki Resobowo

pelukis asal Indonesia

Bagikan:
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Groepsportret_met_leerlingen_van_de_openbare_Muloschool_TMnr_60016264.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar sekolah MULO, Basuki Resobowo pernah bersekolah di salah satu sekolah MULO di Indonesia
250px-R_Basoeki_and_Siti_Fatima_in_Kedok_Ketawa_%281940%29%2C_postcard.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Basoeki Resobowo dengan Siti Fatima dalam Film Kedok Ketawa

Basuki Resobowo (18 Februari 1916 – 05 Januari 1999) adalah seorang seorang pelukis Indonesia yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan dan wafat di Amsterdam Belanda.[1][2] Ia pernah melukis bersama S. Soedjojono dan bersekolah di sekolah yang dikelola oleh Ir. Roosseno.[3][4]

Riwayat Hidup

Ia lahir sebagai anak kedua dari tiga bersaudara.[1] Ayahnya yang seorang asal Purworejo, Jawa Tengah (Prawiroatmojo) hidup sebagai mantri ukur di kawasan transmigrasi dan perkebunan di Palembang dan Lampung. Sejak masa kanak-kanak Basuki Resobowo telah senang menggambar.[1]

Ia kemudian hijrah ke Jakarta (Betawi) bersama pamannya, seorang polisi pada masa kolonial.[1] Di sana, Ia menempuh pendidian di ELS (Europeesche Largere School).[1] Setelah menamatkan studinya di ELS, ia kemudian tinggal bersama pamannya yang lain, seorang nasionalis terdidik mantan anggota Budi Utomo dan anggota Serikat Theosofi. Pada tahun 1930 saat belajar di MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs), Ia mengikuti kegiatan Kepanduan Bangsa Indonesia dan menjadi anggota perkumpulan Indonesia Muda di samping menjadi anggota pandu National Islamitisch Padvinerij.[1]

Karya

Tercatat dari tahun 1987 sampai akhir tahun 1989, sudah berjilid-jilid buku ditulisnya dan diterbitkannya sendiri. Judul bukunya tersebut antara lain Becermin Di Muka Kaca, Riwayat Hidupku, Karmiatun (jilid 1 Januari 1988, jilid ke-6 Januari 1989) dan cerita bergambar Cut Nyak Din (jilid ke-1 dan ke-2).[1] Selain itu, Ia juga menerbitkan tulisan-tulisan berbentuk jurnal dan karikatur. Ia juga ikut menyumbangkan esai tentang seni rupa kepada beberapa majalah dan kemudian dicetak dan dibukukan ke dalam buku berjudul Seniman, Seni, dan Masyarakat (1994).[1][2][5]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)"Basuki Resobowo". Taman Ismail Marzuki. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-06. Diakses tanggal 20 juni 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. 1 2 (Indonesia)"Basuki Resobowo". Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-09-06. Diakses tanggal 20 juni 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. ↑ https://archive.ivaa-online.org/khazanahs/detail/4013. Diakses tanggal 2026-05-27.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  4. ↑ "Basuki Resobowo". Diakses tanggal 2026-05-27.
  5. ↑ "Basuki Resobowo - Republik Proklamasi - Profil Anggota". Konstituante.Net. Diakses tanggal 2021-10-21.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan