Minggu, 04 Oktober 2026
17:42 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Perang Kola

Perang Kola

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Perang Kola
250px-CokePepsiChallenge.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenistrade conflict (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
330px-Indianapolis_vending_machines_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mesin penjual otomatis Coca-Cola dan Pepsi di Indianapolis, 1988

Perang Cola adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan persaingan untuk memasarkan dua produk minuman ringan paling terkenal di dunia, Coca-Cola dan Pepsi-Cola. Mulanya iklan-iklan ini berupa "tes buta" di mana orang-orang diundang untuk mencicipi kedua produk dengan mata tertutup, dan mereka kemudian lebih menyukai salah satu produk. Kemudian kedua perusahaan mengeluarkan banyak uang untuk menyewa selebriti untuk mempromosikan minuman ringan mereka.

Kebanyakan yang direkrut adalah musisi rock, seperti Michael Jackson (untuk Pepsi) dan Paula Abdul (untuk Diet Coke). Salah satu contoh dari perang Cola adalah ketika Coca-Cola mengumumkan mereka akan mengeluarkan kembali Coke Classic pada 11 Juli 1985. Iklan-iklan Pepsi biasanya berpusat pada anak muda pada masa kini dan masa depan, karena Pepsi adalah "The Choice of a New Generation" (pilihan generasi baru).

Pada pertengahan 1990-an, Pepsi meluncurkan strategi pemasarannya yang paling berhasil, Pepsi Stuff. Pelanggan diundang untuk mengumpulkan point untuk ditukar dengan berbagai merchandising Pepsi. Strategi ini sangat berhasil dan pada saat Olimpiade Atlanta, diadakan di tempat kelahiran Coca-Cola, Pepsi menjual lebih banyak daripada Coke.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan