Jumat, 09 Oktober 2026
19:36 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Penis Rasputin

Bagikan:

Ketika Grigori Rasputin dibunuh pada 1916, ada yang mengatakan bahwa ia juga dikastrasi.[1] Sejak saat itu, banyak orang yang mengaku memiliki penis dan testisnya, walaupun belum ada yang dapat membuktikan hal ini.[2]

Sejarah

1900-an

Pihak konservatif yang khawatir akan pengaruh Rasputin terhadap istri tsar membunuhnya pada 29 Desember 1916.[3] Ada yang mengatakan ia juga dikastrasi,[1] walaupun laporan otopsi menyatakan bahwa alat kelaminnya masih utuh.[4]

Menurut beberapa sumber, seorang pembantu menemukan penis Rasputin di tempat pembunuhan, menyimpannya sampai tahun 1920-an. Kemudian penis ini disimpan oleh sekelompok wanita Rusia di Paris.[2] Mereka menyembah penis ini sebagai lambang kesuburan, menyimpannya di dalam sebuah kotak kayu. Setelah mendengar hal ini, anak Rasputin, Marie, meminta mereka mengembalikan penis itu kepadanya. Ia kemudian menyimpannya sampai ia meninggal pada 1977.

Seseorang bernama Michael Augustine mengaku telah membeli penis ini dan beberapa barang kepunyaan Rasputin setelah kematian Marie. Augustine menjualnya ke rumah lelang Bonhams, tapi ternyata barang yang dijual itu bukan penis, melainkan teripang kering.

2000-an

Pada 2004, Igor Knyazkin, kepala pusat penelitian prostat di Russian Academy of Natural Sciences, mengumumkan bahwa ia membuka sebuah musium erotik di St. Petersburg. Di antara barang yang dipertunjukkan, menurut Knyazkin, adalah penis Rasputin yang panjangnya 29 cm,[5] dan beberapa surat Rasputin. Ia mengaku telah membeli barang-barang itu dari seorang kolektor Prancis dengan harga €6.600,-

Rujukan

  1. 1 2 Another America article on Rasputin
  2. 1 2 "Museum of Hoaxes article: "Rasputin's Penis: Hoax or not?"". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-30. Diakses tanggal 2007-08-04.
  3. ↑ History Channel Encyclopedia entry for Rasputin
  4. ↑ "Phenomena: Alternate History article: "Unravelling the truth about Rasputin"". Diarsipkan dari asli tanggal 2006-10-27. Diakses tanggal 2007-08-04.
  5. ↑ "MosNews.com article: "Russian Museum to Exhibit Rasputin's Penis"". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-12. Diakses tanggal 2007-08-04.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan