Kamis, 22 Oktober 2026
06:02 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Pengepungan Diu

Pengepungan Diu

Diu Merupakan Kota Yg Ada Di Negara India

Bagikan:
Pengepungan Diu Pertama
Bagian dari Konflik Utsmaniyah-Portugis dan Perang Portugis-Utsmaniyah
250px-Ottoman_fleet_Indian_Ocean_16th_century.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Armada Utsmaniyah di Samudra Hindia pada abad ke-16.
TanggalSeptember 1538
Lokasi
Hasil Kemenangan menentukan Portugal
Armada Utsmaniyah mundur
Pihak yang terlibat
40px-Flag_of_Portugal_%281521%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailKekaisaran Portugal 40px-Fictitious_Ottoman_flag_4.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kesultanan Utsmaniyah
40px-Gujarat_Sultanate_Flag.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kesultanan Gujarat
Pemimpin atau tokoh terkemuka
António da Silveira
Martim Afonso de Sousa
Suleiman Pasha, Gubernur Mesir Utsmaniyah
Kekuatan
600 tentara (garnisun)[1]
139 kapal
186 meriam
7.000 tentara Utsmaniyah[2]
72 ships[3]
130 meriam[4]
Korban jiwa dan kerugian
560+ tewas dan terluka (garnisun)[5] 3.000 korban jiwa[5]

Pengepungan Diu berlangsung ketika armada Kesultanan Utsmaniyah mencoba merebut kota Diu di India pada tahun 1538, yang pada saat itu dikuasai oleh Portugal. Portugal berhasil memenangkan pengepungan ini.

Latar belakang

Di Samudra Hindia, Süleyman Pasha, Gubernur Mesir, memimpin kampanye laut melawan Portugal untuk mengusir mereka dan membuka kembali perdagangan dengan India. Diu dan Surat merupakan salah satu kota pemasok rempah-rempah ke Mesir Utsmaniyah pada saat itu, dan keberadaan Portugal mengganggu pasokan tersebut.[4]

Pertempuran

Armada Utsmaniyah, yang terdiri dari 72 kapal,[3] meninggalkan Aden pada tanggal 19 Agustus 1538 dan tiba di Diu pada tanggal 4 September 1538.[4] Armada tersebut merupakan armada Utsmaniyah terbesar yang pernah dikirim ke Samudra Hindia.[3][6] Armada Utsmaniyah mengepung Diu dengan 130 meriam dan membombardir kota tersebut.[4] Namun, segera muncul kabar bahwa armada Portugal yang kuat akan datang. Pada saat yang sama, tampaknya penguasa baru Gujarat merasa khawatir terhadap kekuasaan Utsmaniyah, dan tidak cukup mendukung mereka selama pengepungan.[4] Utsmaniyah akhirnya terpaksa menghentikan pengepungan.[4]

Referensi

  1. ↑ Asiatic Society of Bombay: Journal of the Asiatic Society of Bombay (Edition 25), The Society, 1922, halaman 316.
  2. ↑ Sophus Ruge: Geschichte des Zeitalters der Entdeckungen, G. Grote, 1881, halaman 195. Templat:Ger
  3. 1 2 3 European warfare, 1494-1660, Jeremy Black pg 60, 2002, ISBN 0415275326
  4. 1 2 3 4 5 6 An economic and social history of the Ottoman Empire by Halil İnalcik hal.324ff
  5. 1 2 Churchill: A Collection of Voyages and Travels: Some Now First Printed from Original Manuscripts, Awnsham and John Churchill, 1704, page 594.
  6. ↑ Nicola Melis, "The chronicle of Lopo de Sousa Coutinho as a major source of the first siege of Diu", in "The Indian Ocean and the Presence of the Ottoman Navy in the 16th and 17th Centuries", edited by Naval Forces Staff, Naval Printing House, Istanbul 2009, part III, hal. 15-25.

20°N 71°E / 20°N 71°E / 20; 71


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan