Dalam penggunaan sekuler, pendidikan agama merujuk pada pengajaran tentang suatu agama tertentu beserta berbagai aspeknya, seperti kepercayaan, doktrin, ritual, kebiasaan, upacara keagamaan, dan peran personal pemeluknya. Dalam budaya Barat yang bersifat sekuler, pendidikan agama sering dipahami sebagai bentuk pendidikan yang terpisah dari akademik umum dan menempatkan keyakinan religius sebagai dasar utama serta prasyarat dalam proses pembelajaran. Konsep ini berbeda secara signifikan dari masyarakat yang menerapkan hukum agama, di mana pendidikan agama menjadi bidang akademik utama yang mengajarkan doktrin-doktrin keagamaan sebagai dasar pembentukan adat sosial yang dipandang sebagai “hukum”, dan pelanggarannya dianggap sebagai “kejahatan” atau pelanggaran ringan yang memerlukan sanksi moral maupun hukum.
Pendidikan agama
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA)
Baca Selengkapnya di Wikipedia