Sabtu, 17 Oktober 2026
12:16 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pendidikan tersier

Pendidikan tersier

jenjang pendidikan setelah sekolah menengah

Bagikan:
250px-Mathematics_lecture_at_the_Helsinki_University_of_Technology.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mahasiswa yang belajar aljabar linear di sebuah institusi tersier: Universitas Teknologi Helsinki di Finlandia.s

Pendidikan tersier, pendidikan tinggi, atau pendidikan pasca-menengah adalah tahap pendidikan yang berakhir pada pemberian ijazah. Pendidikan tersier ialah tahap pendidikan terakhir yang dilalui seorang pelajar setelah pendidikan menengah,[1] yang tercakup di universitas, kolese, dan sekolah menengah kejuruan menurut Bank Dunia.[2] Struktur Klasifikasi Pendidikan Standar Internasional menetapkan pendidikan tinggi pada tahap enam, tujuh dan delapan menurut versi 2011.

Hak kepada pendidikan tinggi dinyatakan dalam beberapa penyataan hak asasi manusia internasional seperti ICESCR oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pendidikan tersier berperan penting dalam ekonomi negara sebagai sebuah industri, dan berperan sebagai bibit pekerja yang terlatih dan berpendidikan dalam berbagai industri dan bidang. Pekerja-pekerja berpendidikan tersier memiliki lebih sedikit kemungkinan untuk mengalami pengangguran dibandingkan dengan pekerja dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Kaplan, Andreas (2021), Higher education at the crossroads of disruption: the university of the 21st century, Emerald Publishing, ISBN 9781800715042
  2. ↑ "Tertiary Education". World Bank (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-12-10. Diakses tanggal 2025-12-14.
  3. ↑ "Risk-Based Student Loans". 2011-09-05. SSRN 1941070.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  4. ↑ OECD, Education at a Glance (2011)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan