Jumat, 02 Oktober 2026
00:42 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Investor

Investor

orang yang menanamkan modal dengan harapan keuntungan finansial

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Januari 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Investor}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Keuangan
250px-Philippine-stock-market-board.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
bagian dari Ekonomi

Investor, atau disebut juga penanam modal atau pelabur, dalam dunia keuangan adalah orang perorangan atau lembaga baik domestik atau nondomestik yang melakukan suatu tanam modal (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang dengan tujuan mendapatkan keuntungan.[1]

Terkadang istilah "investor" ini juga digunakan untuk menyebutkan seseorang yang melakukan pembelian properti, mata uang, komoditas, derivatif, saham perusahaan, ataupun aset lainnya dengan suatu tujuan untuk memperoleh keuntungan dan bukan merupakan profesinya serta hanya untuk suatu jangka pendek saja. Secara sederhana investor adalah orang yang melakukan investasi.[2] Investasi adalah pembelian barang yang tidak dapat dikonsumsi sekarang akan tetapi dapat digunakan di masa depan untuk menghasilkan kekayaan.[3]

Seorang investor mengetahui tentang perusahaan-perusahaan tertentu, tetapi juga tentang sektor industri secara keseluruhan. Investor tugasnya membaca, melakukan riset, memperluas wawasan, memperkaya informasi.[4]

Jenis investor

Beberapa jenis investor misalnya:

Karakter Investor

Beberapa karakter Investor adalah sebagai berikut[6]

  1. Tipe Konservatif Umumnya, tipe ini tidak berani menghadapi risiko kerugian dan ketidakpastian. Tipe konservatif sangat mengutamakan keamanan dalam berinvestasi daripada memperoleh keuntungan besar tetapi berisiko.
  2. Tipe Moderat Tipe ini lebih berani mengambil risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan investor konservatif.
  3. Tipe Agresif Umumnya, tipe agresif punya keberanian dalam melakukan keputusan investasi berisiko tinggi.

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ "Arti kata investor - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online". kbbi.web.id. Diakses tanggal 2020-10-08.
  2. ↑ IDCloudHost, Marketing (2020-04-29). "Mengenal Apa itu Investasi : Tujuan, Manfaat, dan Jenis-Jenis Investasi". IDCloudHost. Diakses tanggal 2020-10-08.
  3. ↑ Mardatila, Ani. mardatila, Ani (ed.). "Investasi adalah Upaya Penanaman Modal, Kenali Jenis dan Manfaatnya agar Tak Tertipu". Merdeka.com. Diakses tanggal 2020-10-08.
  4. ↑ Hidayat, Teguh (Maret 2017). Value Investing: Beat The Market in Five Minutes!. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. hlm. 126. ISBN 978-602-04-0180-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Ariyanti, Fiki (29 November 2013). Nrm (ed.). "Siapa Mesin Pencetak Uang Kekayaan Lo Kheng Hong?". Liputan6.com. Liputan6. Diakses tanggal 30 November 2013.{{cite news}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kaliPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Anda Tipe Investor yang Mana?". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-10-08.

Lihat pula

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan