Senin, 28 September 2026
12:44 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Pembantaian Hamid

Pembantaian Hamid

Pembantaian Hamid
Bagian dari Penindasan orang Armenia
330px-1895erzurum-victims.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto orang Armenia yang dibunuh di Erzerum. Foto diabadikan pada November 1895 oleh William Sachtleben[1]
LokasiKesultanan Utsmaniyah
Tanggal1894–1896
SasaranWarga Armenia dan Asiria
Jenis serangan
Pembantaian, penjarahan
Tewas200.000–300.000
PelakuPemerintahan Sultan Abdul Hamid II

Pembantaian Hamid (bahasa Armenia:Համիդյան ջարդեր, bahasa Turki:Hamidiye Katliamı), juga disebut Pembantaian Orang-Orang Armenia 1892–1896[2] and Great Massacres,[2] adalah sejumlah pembantaian terhadap orang-orang Armenia yang dilancarkan pada pertengahan tahun 1890-an di Kesultanan Utsmaniyah. Jumlah korban jiwa diperkirakan berkisar dari 80.000 hingga 300.000,[3] dan 50.000 anak-anak menjadi yatim piatu.[4] Pembantaian ini dinamai dari Sultan Abdul Hamid II, yang telah menegakkan kembali Pan-Islamisme sebagai ideologi negara untuk mempertahankan kesatuan negaranya.[5] Walaupun pembantaian ini khususnya menyerang orang Armenia, peristiwa ini juga berujung pada pembantaian orang-Kristen di beberapa tempat, seperti di Diyarbekir pada tahun 1895 yang mengakibatkan tewasnya 25.000 orang Asiria (lihat genosida Asiria).[6]

Pembantaian ini dimulai di wilayah pedalaman Kesultanan Utsmaniyah pada tahun 1894 sebelum akhirnya menyebar luas pada tahun-tahun berikutnya. Sebagian besar pembunuhan terjadi dari tahun 1894 hingga 1896. Pembantaian ini mulai sirna pada tahun 1897 setelah dunia internasional mengecam Sultan Abdul Hamid. Meskipun begitu, selama terjadinya pembantaian ini, aparat Utsmaniyah tidak membedakan umur atau jenis kelamin.[7] Peristiwa ini terjadi saat telegraf dapat digunakan untuk menyebarkan berita ke seluruh dunia, dan pembantaian ini diulas oleh media-media di Eropa Barat dan Amerika Serikat.

Catatan kaki

  1. ↑ "The Graphic" (dalam bahasa Inggris). Desember 7, 1895. hlm. 35. Diakses tanggal 2018-02-05 – via The British Newspaper Archive.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Adalian, Rouben Paul (2010), Historical Dictionary of Armenia (Edisi 2nd), Lanham, MD: Scarecrow, hlm. 154.
  3. ↑ Akçam, Taner (2006) A Shameful Act: The Armenian Genocide and the Question of Turkish Responsibility hlm. 42, Metropolitan Books, New York ISBN978-0-8050-7932-6
  4. ↑ "Fifty Thousand Orphans made So by the Turkish Massacres of Armenians", The New York Times, Desember 18, 1896, The number of Armenian children under twelve years of age made orphans by the massacres of 1895 is estimated by the missionaries at 50.000{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link).
  5. ↑ Akçam 2006, hlm. 44.
  6. ↑ Angold, Michael (2006), O'Mahony, Anthony (ed.), Cambridge History of Christianity, vol. 5. Eastern Christianity, Cambridge University Press, hlm. 512, ISBN 978-0-521-81113-2.
  7. ↑ Cleveland, William L. (2000). A History of the Modern Middle East (Edisi 2nd). Boulder, CO: Westview. hlm. 119. ISBN 0-8133-3489-6.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan