Sabtu, 31 Oktober 2026
22:23 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pembantaian El Mozote

Pembantaian El Mozote

Bagikan:
250px-Emmemorial800.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Monumen di El Mozote

Pembantaian El Mozote terjadi di desa El Mozote, Departemen Morazán, El Salvador, pada tanggal 11 Desember 1981, ketika Angkatan Bersenjata El Salvador yang dididik oleh militer Amerika Serikat membunuh setidaknya 1000 warga sipil dalam kampanye anti-perang gerilya.[1][2]

Dilaporkan, pembantaian ini merupakan kejahatan perang terburuk dalam sejarah Amerika Latin modern.

Pembantaian ini berada di titik nadir dalam Perang Saudara El Salvador yang merebak di negeri ini antara tahun 1970-an sampai 1990.

Ketika berita pembantaian ini muncul perlahan, pemerintahan Reagan di Amerika Serikat mencoba menggambarkannya sebagai propaganda FMLN karena berpotensi mempersulit kepentingan pemerintah Amerika Serikat yang memberikan bantuan militer kepada pemerintah El Salvador.[3]

Rujukan

Catatan

Sumber cetak

  • Amaya, Rufina (1998). Luciérnagas en El Mozote [Fireflies in El Mozote]. San Salvador, El Salvador: Ediciones de Museo de la Palabra y la Imágen.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  • Danner, Mark (2005). The Massacre at El Mozote. Granta Books. ISBN 1-86207-785-1.

Pranala luar

13°54′00″N 88°06′47″W / 13.9°N 88.113°W / 13.9; -88.113

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan