Sabtu, 17 Oktober 2026
14:41 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Pelir kambing

Pelir kambing

Bagikan:
Pelir kambing
250px-%E5%A4%A7%E6%9E%9C%E7%8B%97%E7%89%99%E8%8A%B1_Tabernaemontana_macrocarpa_-%E6%96%B0%E5%8A%A0%E5%9D%A1%E6%A4%8D%E7%89%A9%E5%9C%92_Singapore_Botanic_Gardens-_%289229858280%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Tabernaemontana
Spesies:
T. macrocarpa
Nama binomial
Tabernaemontana macrocarpa
Sinonim[2]
Daftar
    • Ervatamia macrocarpa (Jack) Merr.
    • Ervatamia plumeriifolia (Elmer) Pichon
    • Neuburgia sumatrana (Miq.) Boerl.
    • Orchipeda sumatrana Miq.
    • Pagiantha macrocarpa (Jack) Markgr.
    • Pagiantha megacarpa (Merr.) Markgr.
    • Pagiantha plumeriifolia (Elmer) Markgr.
    • Tabernaemontana megacarpa (Merr.)
    • Tabernaemontana plumeriifolia (Elmer) Merr.
    • Voacanga plumeriifolia Elmer

Tabernaemontana macrocarpa yang dikenal dengan nama umum pelir kambing[3] tumbuh sebagai perdu atau pohon yang dapat mencapai tinggi hingga 30 meter (100 ft), dengan diameter batang sekitar 50 sentimeter (20 in). Kulit batangnya bervariasi dari coklat kekuningan hingga coklat kelabu atau abu-abu. Bunga-bunganya yang harum memperlihatkan perpaduan warna krem, putih, dan jingga pada helaian korola-nya. Buahnya berwarna jingga, tersusun berpasangan dalam bentuk folikel, masing-masing dapat mencapai diameter hingga 16 sentimeter (6 in). Epithet spesifik macrocarpa berasal dari bahasa Yunani yang berarti “berbuah besar”. Habitat alaminya mencakup hutan dari aras permukaan laut hingga ketinggian sekitar 1.500 meter (5.000 ft). Tabernaemontana macrocarpa juga tercatat pernah dimanfaatkan sebagai racun panah.[4] Spesies ini merupakan flora asli Thailand dan wilayah Malesia.[1]

Referensi

  1. 1 2 Botanic Gardens Conservation International (BGCI).; IUCN SSC Global Tree Specialist Group (2018). "Tabernaemontana macrocarpa". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T136144197A136144199. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T136144197A136144199.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Tabernaemontana macrocarpa". World Checklist of Selected Plant Families (WCSP). Royal Botanic Gardens, Kew. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 7, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Muhammad, Andi Hairil Alimuddin (2017-10-13). "ISOLASI SENYAWA ALKALOID DARI EKSTRAK METANOL KULIT BATANG TUMBUHAN PELIR KAMBING (T. macrocarpa Jack)". Jurnal Kimia Khatulistiwa (dalam bahasa Inggris). 6 (3). ISSN 2303-1077.
  4. ↑ Middleton, David J. (September 2004). "Tabernaemontana macrocarpa Jack" (PDF). Dalam Soepadmo, E.; Saw, L. G.; Chung, R. C. K. (ed.). Tree Flora of Sabah and Sarawak. (free online from the publisher, lesser resolution scan PDF versions). Vol. 5. Forest Research Institute Malaysia. hlm. 54–55, 57. ISBN 983-2181-59-3. Diakses tanggal 5 Agustus 2013.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan