Minggu, 27 September 2026
16:48 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Pecak

Pecak

makanan tradisional di Indonesia

Pecak
250px-Pecak_Nila.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pecak Nila khas Betawi
SajianHidangan utama
Tempat asalIndonesia
DaerahJakarta, Depok, Jawa Barat
Dibuat olehSuku Betawi
Suhu penyajianHangat
Bahan utamaIkan
250px-Pecak_Ikan_Mas_Betawi_20240622134353.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pecak ikan mas

Pecak adalah salah satu hidangan Jawa dan Betawi yang terdiri dari lauk berserta sambal. Bumbu yang dibutuhkan di antaranya cabai, bawang merah, jahe, dan kencur. Bahan baku pecak biasanya berupa ikan atau makanan lainnya, di antara yang paling umum adalah terong, ikan gurame, ikan mas, ikan cucut, ikan lele, dan ikan mujair.[1][2] Rasa pecak ikan biasanya pedas dan gurih oleh karena bumbu-bumbunya.

Asal-usul

Pecak berasal dari bahasa Jawa pecak yang artinya bumbu yang dibalurkan pada lauk sebelum dimasak. Bumbu ini terdiri dari gula, asam jawa dan ketumbar.[3][4]

Selain itu, terdapat pula versi lain dari asal-usul makanan ini. Misalnya, makanan ini disebut pertama datang dari kampung Pecah Kulit, Jakarta Barat. Pecak tersebut merupakan singkatan dari Pecah Kulit.[5] Versi lainnya menyebutkan nama makanan ini dari pecahnya kulit ikan saat ikan tersebut digoreng.

Pada penganan yang memiliki nama yang sama, pecak dalam bahasa Betawi berarti proses memasak dengan cara dibakar.[6] Cara memasak yang dibakar ini digunakan untuk membuat pecak tambang, salah satu penganan yang memiliki nama yang sama.

Cara membuat

Bahan utama

Ikan yang digunakan dalam masakan pecak ikan biasanya berupa ikan sungai atau ikan air tawar.[7] Hal ini karena ikan air tawar mudah di dapatkan di sekitar daerah yang membuat pecak ini. Namun, versi makanan yang lain, seperti pecak tembang, ikan yang digunakan berupa ikan air asin.[6]

Cara memasak

Cara memasak pecak biasanya cukup sederhana.[8] Ikan yang telah dibersihkan lalu dimarinasi. Setelah itu, ikan digoreng atau dibakar hingga kulitnya renyah. Setelah itu, ikan dapat diangkat.

Bumbu dapat disiapkan dengan cara dimasak hingga kental dan harum. Untuk penyajiannya sendiri, ikan yang sebelumnya telah digoreng dapat disiram dengan bumbu yang telah dimasak. Makanan ini biasanya dimakan bersama dengan nasi hangat.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Roswaty, Aan (2013-07-25). Lauk Bumbu Pecak & Pecel. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-22-8226-9.
  2. ↑ "Pecak Ikan, Kulineran Depok yang Lezat Menggoda Lidah…". Lantang.id. 16 Maret 2023. Diakses tanggal 30 Mei 2025.
  3. ↑ Lestari, Yayasan Sastra. Leksikon bahasa Jawa - Sejak 1997 (dalam bahasa Jawa).
  4. ↑ "SEAlang Library Javanese Lexicography". sealang.net. Diakses tanggal 2020-12-08.
  5. ↑ "Menikmati Lezatnya Pecak Lele Khas Betawi". Seni & Budaya Betawi. 8 Desember 2022. Diakses tanggal 30 Mei 2025.
  6. 1 2 "Mencicipi Pecak Tembang, Kuliner Betawi Bernilai Sejarah". Seni & Budaya Betawi. 8 Agustus 2023. Diakses tanggal 30 Mei 2023.
  7. ↑ Sari, Yenny Mustika (23 Juni 2023). "Pecak Ikan Banyak Disajikan di Warung Betawi, Ini Fakta Menariknya". detikFood. Diakses tanggal 30 Mei 2025.
  8. ↑ Ardiyanto, Budi (28 Juni 2024). "Kuliner Pecak Khas Betawi Peleburan Budaya China, Melayu, India dan Arab". Diakses tanggal 30 Mei 2025.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan