Rabu, 21 Oktober 2026
01:32 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Partisipasi publik

pelibatan publik dalam kegiatan organisasi atau proyek apa pun. Partisipasi publik serupa, tetapi lebih inklusif, daripada pelibatan pemangku kepentingan.

Bagikan:

Partisipasi publik, juga dikenal sebagai partisipasi warga negara atau keterlibatan pasien dan publik, adalah pelibatan publik dalam kegiatan organisasi atau proyek apa pun. Partisipasi publik serupa, tetapi lebih inklusif, daripada pelibatan pemangku kepentingan.

Secara umum partisipasi publik mengupayakan dan memfasilitasi keterlibatan mereka yang berpotensi terpengaruh oleh atau berkepentingan dengan suatu keputusan. Ini dapat terkait dengan individu, pemerintah, lembaga, perusahaan, atau entitas lain apa pun yang memengaruhi kepentingan publik. Prinsip partisipasi publik menyatakan bahwa mereka yang terpengaruh oleh suatu keputusan memiliki hak untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Partisipasi publik menyiratkan bahwa kontribusi publik akan memengaruhi keputusan tersebut.[1][2] Partisipasi publik dapat dianggap sebagai bentuk pemberdayaan dan sebagai bagian penting dari pemerintahan yang demokratis.[2] Dalam konteks manajemen pengetahuan, pembentukan proses partisipatif yang berkelanjutan dipandang oleh sebagian orang sebagai fasilitator kecerdasan kolektif dan inklusivitas, yang dibentuk oleh keinginan untuk partisipasi seluruh komunitas atau masyarakat.[2]

Partisipasi publik merupakan bagian dari prinsip-prinsip "berpusat pada rakyat" atau "berpusat pada manusia", yang telah muncul dalam budaya Barat selama tiga puluh tahun terakhir, dan telah berpengaruh pada pendidikan, bisnis, kebijakan publik, serta program bantuan dan pembangunan internasional. Partisipasi publik didorong oleh gerakan-gerakan humanis . Partisipasi publik dapat didorong sebagai bagian dari pergeseran paradigma "mengutamakan rakyat". Dalam hal ini, partisipasi publik dapat menantang konsep "besar lebih baik" dan logika hierarki terpusat, memajukan konsep alternatif "lebih banyak kepala lebih baik daripada satu" dan berargumen bahwa partisipasi publik dapat mendukung perubahan yang produktif dan berkelanjutan.[3]

Beberapa kerangka hukum dan kerangka kerja lainnya telah mengembangkan pendekatan hak asasi manusia terhadap partisipasi publik. Misalnya, hak atas partisipasi publik dalam pembangunan ekonomi dan manusia diabadikan dalam Piagam Afrika tahun 1990 untuk Partisipasi Rakyat dalam Pembangunan dan Transformasi.[4] Demikian pula, mekanisme lingkungan dan keberlanjutan yang penting telah mengabadikan hak atas partisipasi publik, seperti Deklarasi Rio.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "IAP2 Core Values for the Practice of Public Participation". Iap2.org. Diakses tanggal 2012-08-06.
  2. 1 2 3 "Principles of Public Participation". Co-intelligence.org. 2008-05-23. Diakses tanggal 2012-08-06.
  3. ↑ Diarsipkan Juli 11, 2008, di Wayback Machine
  4. ↑ African Charter for Popular Participation in Development and Transformation Diarsipkan Mei 2, 2008, di Wayback Machine
  5. ↑ Shelton, Dinah. "A rights-based approach to public participation and local management of natural resources." 3rd IGES International Workshop on Forest Conservation Strategies for the Asia and Pacific Region. 1999.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan