Sabtu, 03 Oktober 2026
23:04 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Partai Royalis

Partai Royalis

partai politik

Bagikan:
Partai Royalis
宗社黨
Ketua umumLiang-pi (1911–12)
Shanqi (1916)
Dibentuk1911
Kantor pusatBeijing (1911)
IdeologiMonarki
Qing Royalis
Populisme
Nasionalisme Manchuria
Nasionalisme Mongolia
Konservatisme
Posisi politikSayap kanan hingga Kanan jauh
Bendera
250px-Chinese_dragon_asset_heraldry.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Yuan_Shikai_%28L._Sabattier%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Yuan Shikai adalah salah satu penentang terpenting Partai Royalis, yang pertama sebagai saingan politik selama Revolusi Xinhai, yang kedua ketika menjadi Presiden Tiongkok.

Pehimpunan Konstitusionalisme Monarki (Hanzi:君主立憲維持會; Pinyin:Jūnzhǔ Lìxiàn Wéichí Huì), lebih dikenal dengan sebutan Partai Royalis (Hanzi:宗社黨; Pinyin:Zōngshèdǎng; Wade–Giles:Tsung-she-ta), adalah gerakan politik monarkis, partai dan organisasi militan pada awal Republik Tiongkok. Meskipun tidak memiliki struktur organisasi yang kuat dan terdiri dari faksi-faksi yang tidak terlalu terikat, Partai Royalis memainkan peran utama dalam politik Tiongkok selama tahun 1910-an. Didukung oleh Kekaisaran Jepang, anggota Partai Royalis berulang kali berkonspirasi untuk memulihkan monarki, melancarkan pemberontakan dan berusaha memisahkan Mongolia Dalam dan Manchuria dari Tiongkok.

Partai Royalis ini disebut dengan berbagai nama oleh beberapa sumber, seperti Partai loyalis Manchu,[1] Partai Restorasi,[2] Partai Klan Kekaisaran,[3][4][5] Partai Reaksioner,[6] Partai Penguasa Rumah Tangga Kuil Leluhur,[7] dan Partai Sekte Aisin Goro.[8]

Ideologi

Tujuan utama Partai Royalis adalah untuk menjaga kuil leluhur Dinasti Qing dan institusi keagamaan lainnya,[9] walaupun mereka juga ingin mempertahankan sistem monarki,[10] dan kemudian ingin meruntuhkan sistem republik.[11] Loyalis Dinasti Qing secara umum memprediksi bahwa eksperimen republik di Tiongkok hanya menunggu waktu untuk gagal secara total.[12] Pada 1912, partai ini pecah menjadi dua kubu. Walaupun kedua kubu tersebut bersatu dalam perlawanan mereka terhadap Yuan Shikai, kedua kubu memiliki pandangan berbeda dalam sebagian pandangan. Kubu ekstremis hanya menginginkan keluarga Aisin Gioro, keluarga penguasa Dinasti Qing, untuk melanjutkan posisi mereka sebagai kaisar Tiongkok. Sementara kubu moderat lebih terbuka untuk menyerahkan Tahta Naga kepada keluarga bangsawan Manchu atau Han lainnya.[13]

Referensi

  1. ↑ Feng (2017), hlm. 234. sfnp error: tanpa target: CITEREFFeng2017 (bantuan)
  2. ↑ Seuberlich (2001), hlm. 87. sfnp error: tanpa target: CITEREFSeuberlich2001 (bantuan)
  3. ↑ Woodhouse (2004), hlm. 150. sfnp error: tanpa target: CITEREFWoodhouse2004 (bantuan)
  4. ↑ Kit-ching (1978), hlm. 49–50. sfnp error: tanpa target: CITEREFKit-ching1978 (bantuan)
  5. ↑ Bonner (1986), hlm. 194. sfnp error: tanpa target: CITEREFBonner1986 (bantuan)
  6. ↑ Kit-ching (1978), hlm. 51. sfnp error: tanpa target: CITEREFKit-ching1978 (bantuan)
  7. ↑ Geng (2015), hlm. 191. sfnp error: tanpa target: CITEREFGeng2015 (bantuan)
  8. ↑ Crossley (1990), hlm. 273 (note 87). sfnp error: tanpa target: CITEREFCrossley1990 (bantuan)
  9. ↑ Rhoads (2000), hlm. 215. sfnp error: tanpa target: CITEREFRhoads2000 (bantuan)
  10. ↑ Kit-ching (1978), hlm. 49. sfnp error: tanpa target: CITEREFKit-ching1978 (bantuan)
  11. ↑ Rhoads (2000), hlm. 235. sfnp error: tanpa target: CITEREFRhoads2000 (bantuan)
  12. ↑ Feng (2017), hlm. 231. sfnp error: tanpa target: CITEREFFeng2017 (bantuan)
  13. ↑ Billingsley (1988), hlm. 56. sfnp error: tanpa target: CITEREFBillingsley1988 (bantuan)


40px-Flag-map_of_the_Greater_People%27s_Republic_of_China.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Tiongkok ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Partai penguasa
Partai demokratis
Terlarang
Luar Negeri
Partai bersejarah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan