Selasa, 22 September 2026
02:52 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Papirologi

Papirologi

Disiplin ilmu yang berkaitan dengan penemuan, pelestarian, klasifikasi dan interpretasi dari papirus

250px-P._Oxy._LII_3679.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tulisan kuno yang terdapat dalam papirus

Papirologi adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan penemuan, pelestarian, klasifikasi dan interpretasi dari papirus (tumbuhan yang menyerupai gelagah).[1][2] Secara lebih luas, papirologi juga mengacu pada artefak nonmonumental yang digunakan untuk menulis, seperti tanah liat, batu pecahan, lilin, timah, perunggu dan kayu.[3] Ilmu ini digunakan pada milenium ketiga sebelum masehi sampai awal abad pertengahan.[1] Ilmu ini mempelajari teks-teks Yunani yang tertulis di papirus yang ditemukan di Mesir.[2] Naskah yang tertulis di papirus banyak menambah pengetahuan sejarah tentang kesusastraan kuno di bidang keagamaan, kehakiman dan pengetahuan umum.[2] Papirologi fokus pada dua kategori utama dalam penelitiannya, yaitu dokumen dan literatur.[3] Dokumen meliputi tulisan-tulisan resmi (titah raja, pengumuman publik, petisi) dan tulisan pribadi (surat, kontrak, rekening).[3] Sementara itu, literatur terdiri dari sajak (lirik puisi, tragedi) dan prosa (histtoriografi, filsafat, retorika).[3]

Sejarah

Papirologi menjadi sebuah disiplin ilmu pada tahun 1870-an ketika sejumlah besar papirus tidak sengaja ditemukan oleh para petani di Mesir.[3] Sebagain besar papirus tersebut di jual ke Kairo dan akhirnya berada di Paris, Berlin dan Wina.[3] Beberapa dekade berikutnya dilakukan penggalian di wilayah Mesir, terutama di Oxyrhynchus.[3]

Referensi

  1. 1 2 "Papyrology Resources". Diakses tanggal 23 Juni 2014.
  2. 1 2 3 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "Papyrology: Literary and Documentary". Diakses tanggal 23 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan