Selasa, 13 Oktober 2026
00:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Paflagonia

Paflagonia

daerah kuno di Anatolia utara

Bagikan:
Paflagonia
(Παφλαγονία)
Daerah kuno di Anatolia
LetakAnatolia utara bagian tengah
Berlangsungabad ke-5–183 SM
Ibu kotaGangra
Kesatrapan AkhemeniyahKapadokia
Provinsi RomawiBithynia et Pontus
Letak Paflagonia di Anatolia
Paphlagonia di antara wilayah kuno Anatolia.

Paflagonia (bahasa Yunani:Παφλαγονία, translit. Paphlagonía, translit. modern Paflagonía; bahasa Turki:Paflagonya) adalah daerah kuno di pesisir Laut Hitam di Anatolia utara bagian tengah, di antara Bitinia di barat dan Pontus di timur, yang terpisah dari Frigia (kemudian, Galatia) dengan perpanjangan ke timur pegunungan Olimpus Bitinia. Menurut Strabo, sungai Parthenios membentuk batas barat wilayah itu, dan di sebelah timur dibatasi oleh Sungai Halys. Paflagonia dikatakan dinamai dari Paflagon, seorang putra dari Fineus.[1]

Letak

Sebagian besar Paflagonia adalah daerah pegunungan yang terjal, tetapi memiliki lembah yang subur dan menghasilkan banyak sekali kacang hazel dan buah – terutama prem, ceri, dan pir. Pegunungan itu ditutupi dengan hutan lebat, mencolok untuk jumlah pohon buxus yang tersedia. Oleh karena itu, pantainya diduduki oleh orang-orang Yunani Kuno. Di antaranya, kota Sinope yang berkembang pesat, yang didirikan dari Miletos sekitar tahun 630 SM. Amastris, beberapa mil di sebelah timur sungai Parthenios, menjadi penting di bawah kekuasaan raja-raja Makedon; sedangkan Amisos, sebuah koloni Sinope yang terletak tidak jauh di sebelah timur sungai Halys (dan karena itu tidak sepenuhnya di Paflagonia seperti yang dijelaskan oleh Strabo), tumbuh menjadi hampir menyaingi kota induknya.[2]

Kota-kota pedalaman yang paling besar adalah Gangra – pada zaman kuno ibu kota raja-raja bangsa Paflagonia, kemudian disebut Germanikopolis, terletak di dekat perbatasan Galatia – dan Pompeiopolis, di lembah sungai Amnias, dekat tambang mineral yang luas yang disebut oleh Strabo sebagai sandarake (berarti arsenik merah atau arsenik sulfida), sebagian besar didatangkan dari Sinope.

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Eustath. ad Horn. II. ii. 851, ad Dion. Per. 787; Steph. B. t.v.; Const. Porph. de Them. i. 7.
  2. ↑ A. J. Graham: The date of the greek penetration of the Black Sea. In: Bulletin of the Institute of Classical Studies. Bd. 5, Nr. 1, 1958, S. 25–42, doi:10.1111/j.2041-5370.1958.tb00610.x.

Daftar pustaka

Daftar Provinsi Romawi Akhir (abad ke-4 sampai ke-7 M)
Sejarah
Diambil dari Notitia Dignitatum. Administrasi provinsi dibentuk ulang dan Diokese ditetapkan oleh Diocletian, ~ 293. Prefektur praetoria permanen ditetapkan setelah kematian Konstantinus I. Kekaisaran dipisahkan permanen setelah tahun 395. Eksarkat Ravenna dan Africa ditetapkan setelah tahun 584. Setelah kehilangan teritori besar-besaran pada abad ke-7, provinsi-provinsi yang tersisa digantikan dengan sistem tema (themata) pada tahun 640–660, meskipun di Asia Minor dan bagian-bagian Yunani masih ada dengan sistem ini sampai awal abad ke-9.
Kekaisaran Barat (395–476)
Prefektur praetoria
Galliarum
Diocese of Gaul
Diocese of Vienne1
Diocese of Spain
Diocese of Britain
Prefektur praetoria
Italia
Diocese of Suburbicarian Italy
Diocese of Annonarian Italy
Diocese of Africa2
Diocese of Pannonia3
Kekaisaran Timur (395–c.640)
Prefektur praetoria
Illirikum
Diocese of Dacia
Diocese of Macedonia
Prefektur praetoria
Orientis
Diocese of Thrace5
Diocese of Asia5
Diocese of Pontus5
Diocese of the East5
Diocese of Egypt5
Teritori lain

41°30′N 33°30′E / 41.5°N 33.5°E / 41.5; 33.5

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan