Rabu, 28 Oktober 2026
16:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Dacia Ripensis

Dacia Ripensis

Bagikan:
Dacia Ripensis
Provincia Dacia Ripensis
Δακία Παραποτάμια (Yunani)
Provinsi di Kekaisaran Romawi
ca 283 – 586
250px-Balkans_6th_century.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Balkan utara, termasuk Dacia Ripensis, pada abad k-6
Ibu kotaRatiaria (sekarang di Vidin Province, Bulgaria)
Sejarah
Sejarah 
• Evakuasi Dacia Traiana, pembentukan Dacia Aureliana
271
• Dacia Aureliana dipisahkan
sebelum 285 Maseji 280s
• Didevastasikan oleh invasi Avar
586
Didahului olehDigantikan oleh
Dacia Aureliana
Pannonian Avars

Dacia Ripensis (bahasa Yunani:Δακία Παραποτάμια,[1] terjemahan Indonesia: "Dacia dari tepi Danube")[2] adalah nama sebuah provinsi Romawi (bagian dari Dacia Aureliana) yang mula-mula didirikan oleh Aurelian pada sekitar tahun 283 Masehi,[3] selatan Danube, setelah ia mengundurkan diri dari Dacia Traiana.

Sejarah

Tidak jelas apakah Aurelian atau Kaisar Diokletianus yang menggantikan Dacia Aureliana dengan dua provinsi,[3] namun pada 285, terdapat dua provinsi – Dacia Mediterranea dengan ibu kotanya di Serdica dan Dacia Ripensis, dengan ibu kotanya di Ratiaria. Kemudian, dua "Dacia" tersebut bersama dengan Dardania, Moesia Hilir, dan Prevalitana dimasukkan dalam Keuskupan Dacia.

Referensi

  1. ↑ Hierocles, Synecdemus, 655.1. However Procopius in De Aedificiis, 4.5.11 calls it Ῥιπησία.
  2. ↑ Loring 1890, hlm. 330.
  3. 1 2 Bury 1923, hlm. 135: "The date must be A.D. 283, and it is obvious that Aurelian set up the boundary stones, one of which Gaianus restored. There were, then, two Dacias when Diocletian came to the throne and, therefore, Mr. Fillow has inferred that we should read in our List: Dacia <Dacia>, that is presumably Dacia Ripensis and Dacia Mediterranea. Aurelian's Dacia mediterranea might have included Dardania, and Dardania, Mr. Fillow thinks, was split off as a distinct province by Diocletian."

Sumber

Daftar Provinsi Romawi Akhir (abad ke-4 sampai ke-7 M)
Sejarah
Diambil dari Notitia Dignitatum. Administrasi provinsi dibentuk ulang dan Diokese ditetapkan oleh Diocletian, ~ 293. Prefektur praetoria permanen ditetapkan setelah kematian Konstantinus I. Kekaisaran dipisahkan permanen setelah tahun 395. Eksarkat Ravenna dan Africa ditetapkan setelah tahun 584. Setelah kehilangan teritori besar-besaran pada abad ke-7, provinsi-provinsi yang tersisa digantikan dengan sistem tema (themata) pada tahun 640–660, meskipun di Asia Minor dan bagian-bagian Yunani masih ada dengan sistem ini sampai awal abad ke-9.
Kekaisaran Barat (395–476)
Prefektur praetoria
Galliarum
Diocese of Gaul
Diocese of Vienne1
Diocese of Spain
Diocese of Britain
Prefektur praetoria
Italia
Diocese of Suburbicarian Italy
Diocese of Annonarian Italy
Diocese of Africa2
Diocese of Pannonia3
Kekaisaran Timur (395–c.640)
Prefektur praetoria
Illirikum
Diocese of Dacia
Diocese of Macedonia
Prefektur praetoria
Orientis
Diocese of Thrace5
Diocese of Asia5
Diocese of Pontus5
Diocese of the East5
Diocese of Egypt5
Teritori lain

Templat:Topik Dacia

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan