Jumat, 02 Oktober 2026
07:18 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Panyembrama

Panyembrama

salah satu tarian di Indonesia

Bagikan:
500px-17_Years_of_Sekar_Jepun_2014-11-01_46.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang penari panyembrama

Panyembrama adalah sebuah bentuk tari Bali sekuler yang didesain oleh I Wayan Berata dan pertama kali ditampilkan pada 1971. Tarian ini meliputi gerakan dari beberapa tarian sakral Bali.

Sejarah

Tari Bali secara tradisional dianggap sakral secara alami. Tari-tarian tersebut kemudian digunakan untuk menyambut orang non-Bali, dan dalam konteks non-sakral, menjadi titik kontroversi pada akhir 1960an.[1]

Panyembrama pertama kali ditampilkan pada 1971, di Perayaan Pandan.[2] Bentuk tarian ini telah diajarkan di sekolah tari Bali,[3] dan digunakan di tempat ibadah pada upacara keagamaan.[4][5]

Penampilan

500px-17_Years_of_Sekar_Jepun_2014-11-01_48.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang penari panyembrama dengan hidangan bunganya

Nama panyembrama, berasal dari kata Bali sambrama, yang artinya "selamat datang".

Referensi

Kutipan karya

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan