Jumat, 16 Oktober 2026
12:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Pantoprazol

Pantoprazol

senyawa kimia

Bagikan:
60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Pantoprazol
250px-Pantoprazole.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Data klinis
Nama dagangPantomet, Pantopump, Pantozol, protonix, Ulcan, Vomizole, dll[1]
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa601246
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Oral dan intravena
Kelas obatProton pump inhibitor (PPI)[3]
Status hukum
Status hukum
  • AU:S4 (Prescription only)/ S2
  • UK:POM (Hanya resep)[4]
  • US:℞-only
  • ℞ (Hanya resep)
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas77%
MetabolismeHati (CYP2C19)
Waktu paruh eliminasi1-2 jam
EkskresiUrin, Feses
Pengenal
  • (RS)-6-(Difluorometoksi)-2-[(3,4-dimetoksipiridin-2-il)metilsulfinil]-1H-benzo[d]imidazola
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.111.005 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC16H15F2N3O4S
Massa molar383,37 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
KiralitasRacemic
  • FC(F)Oc1ccc2[nH]c(nc2c1)S(=O)Cc3nccc(OC)c3OC
  • InChI=1S/C16H15F2N3O4S/c1-23-13-5-6-19-12(14(13)24-2)8-26(22)16-20-10-4-3-9(25-15(17)18)7-11(10)21-16/h3-7,15H,8H2,1-2H3,(H,20,21) checkY
  • Key:IQPSEEYGBUAQFF-UHFFFAOYSA-N checkY
  (verify)

Pantoprazol adalah obat yang digunakan untuk mengatasi sakit maag, digunakan juga untuk pengobatan jangka pendek penderita esofagitis erosif yang diakibatkan penyakit refluks gastroesofageal (GERD), obat ini juga digunakan dalam terapi pemeliharaan penyembuhan untuk penyakit esofagitis erosif, dan juga untuk kondisi hipersekresi patologis yakni Sindrom Zollinger – Ellison . [3] Pantoprazol juga dapat digunakan secara kombinasi dengan obat lain untuk mengatasi bakteri Helicobacter pylori . [5] Mekanisme kerjanya hampir mirip dengan obat golongan penghambat pompa proton (PPI) lainnya. [6] Obat ini bisa digunakan secara oral dan bisa juga diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah.[3]

Efek samping yang kerap ditemukan dalam penggunaan dari obat ini yakni antara lain sakit kepala, diare, muntah, sakit perut, dan nyeri sendi . [3] Efek samping yang parah bisa saja terjadi seperti reaksi alergi yang parah, semacam peradangan kronis yang dikenal sebagai maag atrofi, kolitis Clostridium difficile, Hipomagnesemia, dan terjadinya kekurangan vitamin B12 . [3] Obat ini aman, dan boleh digunakan untuk ibu hamil. [3] Mekanisme kerja dari obat pantoprazol yakni dengan cara menghambat pompa proton yang kemudian menurunkan sekresi asam lambung.[3] Obat ini bekerja dengan cara menonaktifkan fungsi (H+/K+)-ATPase di organ lambung. [7] [3]

Referensi

  1. ↑ "Pantoprazole international brand names". Drugs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Maret 2017. Diakses tanggal 15 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Pantoprazole Use During Pregnancy". Drugs.com. 26 Juni 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 24 Juni 2019. Diakses tanggal 20 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 "Pantoprazole Sodium Monograph for Professionals - Drugs.com". Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 29 Oktober 2018. Diakses tanggal 28 Oktober 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Pantoprazole 20mg gastro-resistant tablets - Summary of Product Characteristics (SmPC)". (emc). 25 November 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 Februari 2020. Diakses tanggal 20 Februari 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ British national formulary : BNF 74 (Edisi 74). British Medical Association. 2017. hlm. 79. ISBN 978-0857112989.
  6. ↑ "[99] Comparative effectiveness of proton pump inhibitors". Therapeutics Initiative. 28 Juni 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Oktober 2020. Diakses tanggal 14 Juli 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Richardson P, Hawkey CJ, Stack WA (September 1998). "Proton pump inhibitors. Pharmacology and rationale for use in gastrointestinal disorders". Drugs. 56 (3): 307–35. doi:10.2165/00003495-199856030-00002. PMID 9777309.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik farmasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan