Pantai Sembukan
ꦥꦱꦶꦱꦶꦂꦱꦼꦩ꧀ꦧꦸꦏꦤ꧀
| |
|---|---|
Pemandangan Pantai Sembukan dan gugusan batu karangnya | |
| Koordinat: 8°12′15″S 110°50′41″E / 8.2042°S 110.8447°E / -8.2042; 110.8447 | |
| Lokasi | Desa Paranggupito, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah |
| Bagian dari | Empat Kiblat Surakarta |
| Nama bahasa asli | ꦥꦱꦶꦱꦶꦂꦱꦼꦩ꧀ꦧꦸꦏꦤ꧀ |
| Otoritas | Pemerintahan Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri |
| Operator | Pemerintahan Desa Paranggupito, Kabupaten Wonogiri |
![]() Peta interaktif Pantai Sembukan | |
Pantai Sembukan (bahasa Jawa:ꦥꦱꦶꦱꦶꦂꦱꦼꦩ꧀ꦧꦸꦏꦤ꧀, translit. Pasisir Sembukan) adalah sebuah pantai di Desa Paranggupito, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah sekaligus menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Wonogiri.[1] Pantai Sembukan juga merupakan salah satu objek wisata spiritual yang dilengkapi beberapa sarana ibadah antara lain masjid, paseban dan sanggar. Menurut mitos, pantai ini merupakan pintu gerbang ke-13 Kerajaan Ratu Kidul. Gerbang ini digunakan oleh Kanjeng Ratu Kidul untuk menghadiri pertemuan dengan raja-raja Kasunanan Surakarta (Paku Buwono).[2] Setiap setahun sekali diadakan selamatan Labuhan Ageng Pantai Sembukan baik oleh Kraton Surakarta, Pemkab Wonogiri maupun masyarakat Desa Paranggupito. Selamatan ini sangat menarik kunjungan wisatawan.
Karakteristik
Kawasan Pantai Sembukan masih merupakan bagian dari Geopark Pegunungan Sewu. Secara geologis, daerah pantai ini memiliki lanskap alam berupa pantai pasir putih yang dikelilingi oleh tebing-tebing yang curam dari perbukitan batu gamping yang berpuncak melengkung. Formasi perbukitan batuan gamping ini masih merupakan bagian dari Formasi Batu Gamping Wonosari yang mengalami pelarutan dan membentuk kenampakan karren atau lapiés yang berupa alur, parit, atau guratan yang biasa dijumpai pada topografi karst. Selain itu, tebing-tebing curam yang berada di kawasan pantai ini merupakan rumah atau habitat asli dari Burung Walet.[3][4]
Akses dan fasilitas
Pantai Sembukan berada di Desa Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pantai ini lokasinya berdekatan dengan pantai lain seperti Pantai Klothok, Pantai Kali Mirah, dsb. Pantai Sembukan dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor karena akses jalannya yang sudah beraspal. Pantai ini berjarak ±48 km dari pusat kota Wonogiri, ±44 km dari Wonosari yang merupakan ibu kota Kabupaten Gunungkidul, ±37 km dari Kabupaten Pacitan, dan ±76 km dari Kota Surakarta.[5]
Oleh karena konturnya yang berbukit batu, area pantai ini menyediakan trek bertangga untuk melihat pemandangan area Pantai Sembukan. Selain itu, kawasan pantai ini pun memiliki beberapa kedai makan, sarana sanitasi dan toilet, gazebo dan pendopo, serta musholla dan tempat ibadat lainnya untuk semadi atau bermeditasi.[3]
Mitos dan tradisi
Berdasarkan tradisi masyarakat Jawa setempat, Pantai Sembukan diyakini sebagai salah satu gerbang gaib menuju istana dari Kanjeng Ratu Kencana Hadisari atau biasa disebut Kanjeng Ratu Kidul. Pantai ini juga dipercayai sebagai tempat bertemunya para Sunan Surakarta Hadiningrat dan para Adipati Mangkunegaran dengan Kanjeng Ratu Kidul. Secara alam spiritual Jawa dari Kasunanan Surakarta, pantai ini diyakini memiliki nilai filosofis yang kuat karena pantai ini merupakan bagian dari Empat Kiblat Surakarta.[2] Selain itu, akibat nilai spiritual yang kuat dari pantai ini, terdapat upacara tahunan yang dilakukan oleh tetua adat setempat dan para perwakilan abdi dalem Keraton Surakarta Hadiningrat setiap tanggal 1 Suro atau 1 Muharram (tahun baru Hijriah dan Kalender Jawa), yakni Labuhan Ageng Pantai Sembukan yang merupakan acara pelarungan hasil bumi dan ternak ke laut selatan sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk permohonan tolak bala.[6]
Lihat pula
Rujukan
- ↑ "nusantaraku: Pantai Sembukan, 'Pintu Masuk ke-13' ke Alam Penguasa Laut Selatan dan Portal Masuk Kasunanan Surakarta". akucintanusantaraku.blogspot.co.id. Diakses tanggal 2016-07-15.
- 1 2 Robson, Stuart (2007). The Kraton, KITLV Press 2003. Leiden, the Netherlands. ISBN 978-90-6718-131-0.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) - 1 2 "Pantai Sembukan". Dinas Pariwisata Pemkab Wonogiri. Diakses tanggal 1 Sep 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pantai Sembukan". Dinas Pariwisata Pemkab Gunungkidul. Diakses tanggal 2 Sep 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Pantai Sembukan". Dinas Pariwisata Pemprov Jateng. Diakses tanggal 2 Sep 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Labuhan Agung Pantai Sembukan Paranggupito". Disarpus Kab. Wonogiri. Diakses tanggal 2 Sep 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
