Selasa, 13 Oktober 2026
08:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Pantai Ngetun

Bagikan:
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Pantai Ngetun" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2025)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Pantai Ngetun adalah salah satu pantai tersembunyi yang terletak di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai Ngetun menawarkan keindahan alam yang masih asri dan masih jarang dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan pasir putih yang bersih, air laut yang jernih, hingga bukit hijau yang mengapitnya, Pantai Ngetun menjadi destinasi yang menarik bagi pecinta wisata alam, terutama pantainya yang indah.[1]

Lokasi

Pantai Ngetun terletak di Dusun Sureng, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pantai ini dapat diakses melalui jalur darat dari Kota Yogyakarta menuju Wonosari, kemudian dilanjutkan menuju Kecamatan Tepus dan Desa Purwodadi. Jalan menuju pantai cukup menantang, dengan beberapa bagian yang sempit dan berbatu, sehingga disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi dalam kondisi prima.

Daya Tarik

Pantai Ngetun memiliki sejumlah daya tarik utama yang membuatnya unik di antara pantai-pantai lain di Gunungkidul di antaranya:

  • Panorama Alam: Pantai ini memiliki karakteristik berpasir putih yang bersih dengan air laut yang biru kehijauan. Keberadaan batu karang kecil yang yang muncul saat air laut surut turut serta menambah keindahan pantai ini.
  • Bukit Hijau: Dua bukit yang mengapit pantai ditumbuhi vegetasi hijau yang memberikan pemandangan eksotis sekaligus menjadi tempat yang ideal untuk menikmati matahari terbit dan terbenam.
  • Ketenangan dan Keasrian: Karena belum banyak dikenal oleh wisatawan, pantai ini menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan dengan pantai populer lainnya yang ada di Gunungkidul.

Aktivitas Wisata

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan oleh pengunjung di Pantai Ngetun antara lain:

  • Berkemah: Pantai Ngetun terdapat area yang cocok untuk mendirikan tenda dan menikmati malam dengan suara deburan ombak.
  • Memancing: Warga sekitar sering mencari ikan dengan cara memancing lobster dan ikan di sekitar pantai, dan pengunjung juga dapat mencoba aktivitas ini.
  • Trekking: Pengunjung juga akan merasakan jalur pendakian menuju bukit di sekitar pantai yang menawarkan pemandangan laut lepas yang indah dari ketinggian.

Fasilitas

Fasilitas di Pantai Ngetun masih terbatas, mengingat pengelolaannya belum maksimal. Walau begitu, di pantai ini tetap terdapat area parkir dan toilet umum. Namun di sisi lain, warung makan dan penginapan di sekitarnya belum banyak tersedia. Oleh karena itu, pengunjung disarankan untuk membawa perbekalan dan peralatan sendiri saat berkunjung.

Aksesibilitas

Pantai Ngetun dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Namun, karena jalan menuju pantai masih cukup menantang dan beberapa bagian jalan ada yang berbatu dan cukup sempit untuk dilewati kendaraan roda empat, wisatawan disarankan menggunakan kendaraan dengan kondisi yang baik.[1]

Referensi

  1. 1 2 Ryan Aditya, Nicholas; Agmasari, Silvita (2019-11-11). "Pantai Ngitun, Pantai Cantik Masih Sepi Wisatawan di Yogyakarta". Kompas. Diakses tanggal 2025-02-22.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan