Senin, 12 Oktober 2026
13:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Pancak kuning

Pancak kuning

Bagikan:
Pancak kuning
250px-Aplo_male.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikan jantan
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Aplocheilus lineatus

Sinonim[2]
  • Aplocheilus lineolatus (Freund, 1913)
  • Panchax lineatum Valenciennes, 1846
  • Aplocheilus vittatus Jerdon, 1849
  • Aplocheilus affinis Jerdon, 1849
  • Haplochilus rubropictus Stansch, 1973
  • Aplocheilus rubropictus Stansch, 1973
Artikel takson sembarang

Pancak kuning[3] atau pancak bergaris (Aplocheilus lineatus) adalah salah satu spesies ikan dari genus Aplocheilus. Pancak kuning mendiami perairan tawar dan payau di India dan Sri Lanka. Pancak kuning ditemukan di permukaan sungai-sungai besar maupun kecil, rawa dan sawah. Pancak kuning memiliki panjang maksimal 10 cm dengan rata-rata 7 cm.[2] Dalam kondisi yang sangat baik, pancak kuning dapat hidup hingga sekitar 6 tahun.[butuh rujukan] Pancak kuning memiliki mata parietal yang memungkinkan untuk melihat serangga dan predator di permukaan air.[butuh rujukan] Pancak kuning memiliki kecenderungan untuk melompat.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ Chaudhry, S.; Dahanukar, N. (2011). "Aplocheilus lineatus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2011 e.T166434A6208418. doi:10.2305/IUCN.UK.2011-1.RLTS.T166434A6208418.en. Diakses tanggal 20 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. 1 2 Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2019). "Aplocheilus lineatus" di situs FishBase. Versi April 2019.
  3. ↑ S.said, Djamhuriyah (08 Desember 2011). "POLA REPRODUKSI IKAN PANCAK KUNING (Aplocheilus lineatus) PADA UMUR INDUK BERBEDA": 92–101. ISSN 2549-8029.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai tanggal dalam: |date=; line feed karakter dalam |title= pada posisi 58
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan