Jumat, 30 Oktober 2026
19:04 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Panaeolus cinctulus

Panaeolus cinctulus

Bagikan:
Artikel ini membahas mengenai narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. Informasi mengenai zat dan obat-obatan terlarang hanya dimuat demi kepentingan ilmu pengetahuan. Kepemilikan dan pengedaran narkoba adalah tindakan melanggar hukum di berbagai negara. Baca: penyangkalan umum lihat pula: nasihat untuk orang tua.
Panaeolus cinctulus
250px-Panaeolus.subbalteatus.3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. cinctulus
Nama binomial
Panaeolus cinctulus
(Bolton) Saccardo (1887)
250px-Panaeolus-subbalteatus-range-map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Approximate Panaeolus cinctulus range
Sinonim[1][2]

Agaricus cinctulus Bolton (1791)
Coprinus cinctulus (Bolton) Gray (1821)
Agaricus fimicola var. cinctulus (Bolton) Cooke (1883)
Panaeolus fimicola var. cinctulus (Bolton) Rea (1922)
Agaricus subbalteatus Berk. & Broome (1861)
Panaeolus subbalteatus (Berk. & Broome) Sacc. (1887)
Panaeolus alveolatus Peck (1902)
Panaeolus acidus Sumstine (1905)
Campanularius semiglobatus Murrill (1911)
Panaeolus semiglobatus (Murrill) Sacc. & Trottcr (1925)
Panaeolus rufus Overh. (1916)
Panaeolus variabilis Overh. (1916)
Panaeolus venenosus Murrill (1916)
Psilocybe vernalis Velen. (1921)
Campanularius pumilus Murrill (1942)
Panaeolus pumilus (Murrill) Murrill (1942)
Panaeolus dunensis Bon & Courtec (1983)

Artikel takson sembarang
Panaeolus cinctulus
Karakteristik mikologi
Insang pada himenium
Tudung menggenta atau cembung
Himenium menggala atau adneksa
Tangkai gundul
Tumpukan spora berwarna hitam
Ekologi berupa saprotrof
Edibilitas: psikoaktif

Panaeolus cinetulus atau jamur tlethong atau jamur sihir atau magic mushroom (walaupun "magic mushroom" sebenarnya kumpulan banyak spesies dari jamur genus panaeolus) adalah jamur dengan efek halusinasi yang banyak dijual di masyarakat bawah karena mudahnya pemeliharaan. Jamur ini dengan mudah tumbuh di kotoran sapi atau kuda, jerami, dan kompos.[3]

Karakter

Payungnya cekung hingga datar, berukuran 4–5 cm saat sudah dewasa. Warnanya coklat hingga jingga kecoklatan. Jika telah dijemur, akan berwarna kehitaman. Batangnya berwarna merah hingga ke arah putih. Tinggi batang 3,5 sampai 8 cm, dan tebalnya 3–9 mm. Struktur batangnya rapuh, berlubang di tengah, dan berserat.

Rasa dan bau jamur ini mirip tepung, tetapi berubah menjadi agak asin jika sudah dikeringkan.

Penyebaran

Jamur ini banyak ditemukan di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Siberia Tengah, Afrika, dan Hawaii. Beberapa penanamnya juga ditemukan di Jawa dan Bali.

Narkoba

Di Indonesia, jamur ini masuk narkoba kategori 1, dengan ancaman hukuman mati bagi yang mengedarkannya, sesuai Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba.[4] Di pasaran, sering disamarkan dengan kemasan makanan ringan dengan merk Good Snack.

Namun ada beberapa negara yang memungkinkan kepemilikan jamur ini, misalnya Kanada, Brasil, British Vigin Island, Jamaika, dan Belanda (sebagai truffle). Beberapa negara memungkinan kepemilikan terbatas.

Efek halusinasi

Efek halusinasi datang dari strukturnya yang mirip dengan serotonin neurotransmitter, yang diasosiasikan dengan pengaturan mood, nafsu makan, tidur, pembelajaran, dan sistem kardiovaskular. Dengan psilocybin mengganggu aksi serotonin, timbul gejala gelisah, detak jantung makin cepat, dan kesulitan konsentrasi. Baeocystin yang terkandung dalam magic mushroom, adalah turunan N-demethylated dari psilocybin, dan turunan phosphorylated dari 4-HO-NMT (4-hydroxy-N-methyltryptamine), yang memiliki efek mirip psilocin.

Dalam kebudayaan

Penyair Widji Thukul dikisahkan sering mengkonsumsi jamur ini.[5]

Referensi

  1. ↑ "Panaeolus cinctulus (Bolton) Sacc. 1887". MycoBank. International Mycological Association. Diakses tanggal 2011-05-11.
  2. ↑ Gerhardt, E. (1996). "Taxonomische Revision der Gattungen Panaeolus und Panaeolina (Fungi, Agaricales, Coprinaceae)". Bibliotheca Botanica. 147: 1–149.
  3. ↑ Panaeolus cinctulus. dari situs Shroomery
  4. ↑ Peredaran Narkoba Jamur Tahi Sapi, Magic Mushroom, Dibongkar Polisi. dari situs Tempo
  5. ↑ Widji Thukul Gemar Makan Jamur Tlethong. dari situs tempo
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan