Kamis, 01 Oktober 2026
05:53 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Palmet

Palmet

Bagikan:
250px-Orna105-Stirnziege.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi palmet dari A handbook of Ornament karya Franz Meyer (1898)

Palmet adalah ornamen seni yang berbentuk seperti daun palma.[1] Ornamen ini memiliki sejarah panjang dan dapat ditilik kembali hingga ke zaman Mesir Kuno pada tahun 2.500 SM.[2] Ornamen ini juga banyak digunakan dalam arsitektur Yunani dan Romawi Kuno dan dikenal dengan sebutan anthemion (dari bahasa Yunani ανθέμιον yang berarti "bunga").

250px-Dato%27_Panglima_Kinta_Mosque_2024_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masjid dihiasi dengan palmet. Ipoh, Malaysia (1898)

Corak palmet juga pernah digunakan untuk menghiasi mosaik, seperti palmet khas Helenistik yang menghiasi empat sudut sebuah mosaik di Delos.[3]

Referensi

  1. ↑ Cyril M. Harris, Dictionary of Architecture & Construction (edisi ke-4, McGraw-Hill 2006) hlm. 698.
  2. ↑ E.H. Gombrich, The Sense of Order, A Study in the Psychology of Decorative Art (edisi kedua, Phaidon 1984) hlm. 181
  3. ↑ Hachlili, Rachel (2009), Ancient Mosaic Pavements: Themes, Issues, and Trends: Selected Studies, Leiden: E. J. Brill, hlm. 11, ISBN 978-90-04-16754-4


Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan