Minggu, 18 Oktober 2026
11:06 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Palang pintu

Palang pintu

batang untuk menghalangi akses melalui titik terkendali

Bagikan:
250px-Slb%2Blussen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Palang pintu di Belanda .

Palang pintu, juga dikenal sebagai portal, adalah batang yang diputar untuk memalang atau menghalangi kendaraan atau pejalan kaki menggunakan sistem kontrol.[1] Palang pintu biasanya berputar secara vertikal dan saat dibuka, palang tampak tegak. Palang pintu umumnya diberi bandul untuk menjaga keseimbangannya. Palang pintu umumnya dapat memiliki panjang yang sama dengan lebar jalan sehingga dapat menghalangi kedua arah lalu lalang kendaraan.

Palang pintu otomatis

250px-Bourke-Docker_Street_level_crossing_boom_gate.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Palang perlintasan sebidang kereta api otomatis di New South Wales, Australia.

Telah banyak teknologi dikembangkan untuk palang otomatis. Sistem yang banyak digunakan adalah sistem elektromekanik mengingat keandalannya. Teknologi lain umumnya spesifik terhadap pabrikannya. Peralatan tersebut menggunakan motor arus listrik 24 V DC yang dapat dijalankan terus-menerus tanpa menghasilkan panas, sehingga palang elektromekanik dapat dioperasikan secara terus-menerus bahkan saat lalu lintas sibuk.

Pengoperasian palang otomatis

Palang otomatis dapat dijalankan melalui:

  • Tombol pencet
  • Kendali jarak jauh
  • Pembaca RFID
  • Detektor
  • Sensor optoelektronik
  • Kontrol akses pihak ketiga

Pemakaian

Palang pintu dapat dijumpai di perlintasan kereta api, jembatan gantung, fasilitas parkir, gardu pemeriksaan, dan pintu masuk daerah keamanan terbatas. Palang juga digunakan pada gerbang tol, dan juga dapat ditemukan di beberapa simpang susun jalan bebas hambatan yang diturunkan untuk mengatur atau membatasi gerak saat terjadi pembersihan jalan pasca kecelakaan atau penutupan jalan tanpa perlu mengirim pekerja atau polisi lalu lintas yang naik mobil patroli untuk menutup jalan. Tersedia palang otomatis dan manual. Palang manual dapat tampak seperti pintu gerbang (digerakkan secara horizontal). Di beberapa tempat, palang dipasang di jalan-jalan pinggiran kota untuk melambatkan lalu lintas, mencegah pergerakan menerus, serta memberi kesempatan kepada kendaraan khusus seperti layanan darurat dan bus menggunakan jalan tersebut.

Referensi

  1. ↑ Chaudhuri, Monalisa (2018-07-02). "Boom barrier to jaywalking". Diakses tanggal 2019-03-17.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan