Selasa, 20 Oktober 2026
04:27 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Palaeocampa

Palaeocampa

Bagikan:
Palaeocampa
Rentang waktu: karbon, Moscovian–Gzhelian
250px-Palaeocampa_anthrax_MCZ_IP_110208a.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesimen neotipe Palaeocampa
250px-Palaeocampa_anthrax_reconstruction1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi spekulatif
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
(tanpa takson): Panarthropoda
Filum: †Lobopodia
Kelas: †Xenusia
Ordo: †Protonychophora
Famili: †Aysheaiidae
Genus: †Palaeocampa
Meek & Worthen, 1865
Spesies:
†P. anthrax
Nama binomial
†Palaeocampa anthrax
Meek & Worthen, 1865

Palaeocampa (Yunani untuk 'ulat purba') adalah sebuah genus panarthropoda lobopodia Aysheaiidae yang diketahui dari lapisan fosil periode Karbon di Mazon Creek dan Lagerstätte Montceau-les-Mines.[1] Genus ini hanya mencakup satu spesies, yaitu Palaeocampa anthrax. Nama spesiesnya, anthrax (ἄνθραξ), adalah kata bahasa Yunani untuk "batu bara", karena fosil-fosilnya ditemukan di dekat deposit batu bara di Illinois. Genus ini pertama kali dideskripsikan sebagai sejenis ulat, sebelum dideskripsikan ulang sebagai sejenis Amphinomidae (ulat bulu laut dan kerabatnya) pada 2004,[2] kemudian dideskripsikan lagi sebagai sejenis lobopodia pada 2025. Palaeocampa sangat janggal di antara lobopodia, karena menjadi satu-satunya jenis lobopodia air tawar yang diketahui selain tardigrada, sekaligus menjadi spesies lobopodia berbisa pertama yang diketahui, serta menjadi satu-satunya anggota Aysheaiidae yang diketahui memiliki zirah sklerit.

Referensi

  1. ↑ Knecht, Richard J.; McCall, Christian R. A.; Tsai, Cheng-Chia; Rabideau Childers, Richard A.; Yu, Nanfang (23 Juli 2025). "Palaeocampa anthrax, an armored freshwater lobopodian with chemical defenses from the Carboniferous". Communications Biology. 8 (1) 1080. doi:10.1038/s42003-025-08483-0. PMC 12287526. PMID 40702124.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Pleijel, Fredrik; Rouse, Greg W.; Vannier, Jean (2004). "Carboniferous fireworms (Amphinomida : Annelida), with a discussion of species taxa in palaeontology". Invertebrate Systematics (dalam bahasa Inggris). 18 (6): 693–700. doi:10.1071/is04003. ISSN 1447-2600.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan