Jumat, 09 Oktober 2026
08:56 WIB
TERKINI
Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah

Pakuwon Jati

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT Pakuwon Jati Tbk
250px-Pakuwon_Jati_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo korporat. Pakuwon Group memiliki logo terpisah.
JenisPerusahaan publik
BEI: PWON
IndustriProperti
PendiriAlexander Tedja
Kantor pusat
Indonesia Sunting ini di Wikidata
Wilayah yang dilayani
Gerbangkertosusila, Jabodetabek, Kartamantul dan Solo Raya
Tokoh kunci
Alexander Stefanus Ridwan Suhendra[1]
(Direktur Utama)
Alexander Tedja[2]
(Komisaris Utama)
Produk
PendapatanKenaikan Rp 6,20 Triliun (2023)[3]
Kenaikan Rp 2,10 Triliun (2023)[3]
Total asetKenaikan Rp 32,71 Triliun (2023)[3]
Total ekuitasKenaikan Rp 22,79 Triliun (2023)[3]
PemilikKeluarga Alexander Tedja melalui PT Pakuwon Arthaniaga (68,68%)
Jumlah karyawan
2.670 (2021)[3]
Situs webwww.pakuwonjati.com Sunting ini di Wikidata

PT Pakuwon Jati Tbk adalah salah satu perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia yang berkantor pusat di Surabaya. Hingga akhir tahun 2024, perusahaan ini memiliki dua unit perumahan dan lima unit superblok yang tersebar di wilayah Jakarta[a], Kota Yogyakarta–Surakarta, Surabaya, dan Bali.[3][4] Perusahaan ini merupakan induk usaha dari Pakuwon Group.

Sejarah

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1982 untuk membangun Tunjungan City, yang merupakan kawasan serbaguna pertama di Surabaya. Pada tahun 1989, perusahaan ini resmi melantai di Bursa Efek Jakarta. Pada tahun 1991, perusahaan ini berhasil menyelesaikan pembangunan Blok M Plaza yang merupakan properti dimiliki oleh Pakuwon Jati di wilayah Indonesia bagian barat meskipun berasal dari usaha patungan dengan Sudwikatmono melalui Grup Subentra.[5] Pada tahun 1994, perusahaan ini mulai mengembangkan perumahan Laguna Indah. Antara tahun 1996 dan 2002, perusahaan ini berhasil menyelesaikan Hotel Sheraton Surabaya dan Kondominium Regensi di mana Pakuwon Jati meneken perjanjian waralaba dengan perusahaan akomodasi asal Amerika Serikat, yaitu Marriott International yang merupakan pemilik dari jenama Sheraton Hotels and Resorts, Westin Hotels & Resorts, Marriott Hotels & Resorts, Four Points by Sheraton, serta Fairfield Suites by Marriott.

Pada tahun 2003, perusahaan ini berhasil menyelesaikan pembangunan Pakuwon Mall Surabaya. Pada tahun 2007, perusahaan ini mengakuisisi sebidang lahan di Jakarta Selatan untuk membangun kawasan serbaguna satu-satunya yang dikelola dan dimiliki oleh Pakuwon Jati di wilayah Indonesia bagian barat adalah Gandaria City. Pada tahun 2008, perusahaan ini mengubah nama perumahan Laguna Indah menjadi Pakuwon City. Pada tahun 2010, perusahaan ini berhasil menyelesaikan pembangunan dua unit kondominium, satu unit gedung perkantoran, dan satu unit pusat perbelanjaan di Gandaria City. Pada tahun 2011, perusahaan ini mengakuisisi kawasan serbaguna Kota Kasablanka.

Pada tahun 2012, perusahaan ini berhasil menyelesaikan pembangunan empat unit kondominium, dua unit gedung perkantoran, dan membuka pusat perbelanjaan di Kota Kasablanka. Pada tahun 2013, perusahaan ini mengakuisisi 33% saham Rumah Sakit Usada Insani dan mengakuisisi 45% saham dari sebidang lahan seluas 4,2 hektar di Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan. Perusahaan ini juga mulai mengembangkan perumahan Grand Pakuwon. Pada tahun 2014, perusahaan ini mengakuisisi 67,1% saham PT Pakuwon Permai. Perusahaan ini juga meningkatkan kepemilikan sahamnya pada proyek di Jl. TB. Simatupang menjadi 70%. Pada tahun 2015, perusahaan ini membuka Ascott Waterplace Surabaya (melalui perjanjian lisensi dari CapitaLand) dan Sheraton Grand Jakarta Gandaria City.

Pada tahun 2016, perusahaan ini mengakuisisi lahan seluas 11 hektar di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dan membuka Hotel Four Points by Sheraton Surabaya. Pada tahun 2019, perusahaan ini membuka Hotel Four Points by Sheraton Surabaya Pakuwon Indah. Pada tahun 2020, perusahaan ini membuka The Westin Surabaya. Perusahaan ini juga mengakuisisi Hartono Mall Yogyakarta, Hartono Mall Solo, dan Marriott Hotel Yogyakarta. Pada tahun 2021, perusahaan ini memulai pembangunan kawasan serbaguna Pakuwon Bekasi.

Pada tahun 2023, perusahaan ini melakukan groundbreaking Pakuwon Nusantara di Ibu Kota Nusantara. Pada tahun yang sama, perusahaan ini juga merencanakan ekspansi ke dua kota, yaitu Kota Batam, Kepulauan Riau dan Kota Semarang, Jawa Tengah.[3][4]

Anak usaha

Hingga akhir tahun 2021, perusahaan ini memiliki delapan anak usaha, yakni:

Properti

Kawasan serbaguna

Akomodasi

Perumahan

  • Pakuwon Indah
  • Pakuwon City
  • Grand Pakuwon

Pusat perbelanjaan

Pertokoan

Properti mendatang

  • Indonesia bagian barat
    • Pakuwon Batam
    • Pakuwon Semarang
  • Indonesia bagian timur
    • Pakuwon Nusantara

Penghargaan

Indonesia’s Best Managed Companies - Deloitte 2021.[6]

Catatan

  1. ↑ Termasuk Kota Bekasi yang merupakan kota penyangga dari Jabodetabek dimana DKI Jakarta bertindak sebagai kota inti meskipun secara administrasi bagian dari Provinsi Jawa Barat.

Referensi

  1. ↑ "Dewan Direksi". Surabaya: PT Pakuwon Jati Tbk. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  2. ↑ "Dewan Komisaris". Surabaya: PT Pakuwon Jati Tbk. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Laporan Tahunan 2021 (PDF) (Laporan). Surabaya: PT Pakuwon Jati Tbk. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  4. 1 2 "Sejarah Perusahaan". Surabaya: PT Pakuwon Jati Tbk. Diakses tanggal 27 Juni 2022.
  5. ↑ "Plaza Blok M". Setiap Gedung Punya Cerita. 31 Januari 2020. Diakses tanggal 28 Juni 2022.
  6. ↑ Yessy (4 Oktober 2021). "Deloitte Umumkan Pemenang Penghargaan Indonesia's Best Managed Companies". Jawa Pos. Surabaya. Diakses tanggal 4 Oktober 2021.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan