Minggu, 01 November 2026
13:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pagindar, Pakpak Bharat

Pagindar, Pakpak Bharat

kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara

Bagikan:
Pagindar
250px-%28Peta_Lokasi%29_Kecamatan_Pagindar%2C_Kabupaten_Pakpak_Bharat.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta lokasi Kecamatan Pagindar
Koordinat: 2°29′19″N 98°09′10″E / 2.48867921°N 98.15269277°E / 2.48867921; 98.15269277
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
KabupatenPakpak Bharat
Pemerintahan
 • CamatHanafi Padang
Populasi
 • Total1,586 jiwa
Kode Kemendagri12.15.06 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS1216012 Suntingan nilai di Wikidata
Luas75,45 km²
Kepadatan23 jiwa/km²
Desa/kelurahan4 Desa
Peta interaktif
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pagindar%2C_Pakpak_Bharat&revid=30008783&groups=_1ea622d20e342e62ca7e8a90dad89a65a6008c48&parser=parsoid

Pagindar adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Indonesia. Kecamatan Pagindar dikategorikan sebagai salah satu kecamatan yang tertinggal di Kabupaten Pakpak Bharat. Jarak antara ibu kota Kabupaten Pakpak Bharat menuju kecamatan ini adalah sekitar 120 km karena akses menuju Kecamatan Pagindar hanya bisa ditempuh dengan melintasi Kabupaten Aceh Singkil yang berada di Provinsi Aceh.

Sejarah Kecamatan Pagindar

Adanya aspirasi untuk mengoptimalisasi dalam pelayanan publik terhadap masyarakat di desa yang semakin berkembang baik pertanian, ekonomi, politik, dan sosial budaya, maka pemekaran kecamaan di Kabupaten Pakpak Bharat pun diadakan.[butuh rujukan] Adapun Kecamatan Pagindar merupakan salah satu dari empat kecamatan yang dimekarkan dari Kecamatan Salak pada tahun 2005.[1] Kecamatan lainnya yang turut dimekarkan melalui Perda no. 8 tahun 2005 adalah Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (dimekarkan dari Kecamatan Salak), Kecamatan Siempat Rube, dan Kecamatan Tinada (dimekarkan dari Kecamatan Kerajaan).

Geografi

Kecamatan Pagindar memiliki wilayah seluas 75,45 km2.[2] Persentase luasnya adalah 6,19% dari total luas Kabupaten Pakpak Bharat.[3] Kecamatan Pagindar berada pada 98°15’ Lintang Utara dan 2°48’ Bujur Timur.[4] Wilayah Kecamatan Pagindar pada umumnya adalah berbukit-bukit.[5] Ketinggian wilayahnya rata-rata pada 450 meter di atas permukaan laut.[6]

Iklim di Kecamatan Pagindar adalah tropis dengan musim hujan dan musim kemarau.[7] Rata-rata hari hujan di Kecamatan Pagindar sebanyak 11 hari dalam sebulan dengan kondisi hujan yang tidak merata.[8]

Sungai

Sungai yang mengalir di Kecamatan Pagindar meliputi Lae Pagindar, Lae Tumbago, Lae Kerebaren, Lae Sinendang, Lae Naparohen, dan Lae Kite Batu.[9]

Batas wilayah

Wilayah Kecamatan Pagindar berbatasan dengan:[10]

Utara Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe
Timur Kecamatan Salak dan Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut
Selatan Kabupaten Tapanuli Tengah
Barat Provinsi Aceh

Pemerintahan

Kecamatan Pagindar terdiri dari 4 desa yang terbagi menjadi 12 dusun.[11] Desa Pagindar adalah ibu kota dan pusat pemerintahan Kecamatan Pagindar.

Desa Sibagindar merupakan desa dengan wilayah terluas yaitu 22,19 km² atau 29,41% dari total luas Kecamatan Pagindar, sementara Desa Napatalun Perlambukan merupakan wilayah terkecil yaitu 14,31 km² atau 18,97% dari total luas Kecamatan Pagindar.

Desa Lae Mbentar merupakan desa yang paling jauh dari ibu kota Kecamatan Pagindar. Jarak wilayahnya sekitar 14 kilometer.[12]

Daftar desa/kelurahan di Kecamatan Pagindar

250px-%28Peta_Wilayah%29_Kecamatan_Pagindar%2C_Pakpak_Bharat.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembagian Wilayah di Kecamatan Pagindar
Desa /
Kelurahan
NamaJarak Ibu kota Kecamatan
ke Kantor Kepala Desa
Kepala Desa /
Lurah
Luas (km²) /
Rasio Terhadap Luas Kecamatan
Jumlah penduduk /
Kepadatan (2017)
Jumlah Dusun
DesaLae Mbentar14 kmMangorom Manik20,45 km² (27,10%) 243 (12 jiwa/km²) 3
DesaNapatalun Perlambukan4 kmLamsiner Manik14,31 km² (18,97%) 445 (31 jiwa/km²) 3
DesaPagindar2 kmLinton Manik18,50 km² (24,52%) 219 (12 jiwa/km²) 3
DesaSibagindar1 kmErlina Tumangger22,19 km² (29,41%) 482 (22 jiwa/km²) 3

Daftar Camat yang pernah menjabat di Kecamatan Pagindar

No.NamaTahun Menjabat
01.Iana Manik2005 - 2007
02.Lamsudin Manik2007 - 2008
03.Iana Manik2008 - Agustus 2010
04.Bahtiar Boangmanalu2010 - Agustus 2012
05.Hanafi G.P. PadangSeptember 2012 -

Sosial Kemasyarakatan

Suku

Mayoritas penduduk yang mendiami Kecamatan Pagindar berasal dari suku Pakpak Suak Simsim, sebagian kecil suku lain meliputi Toba, Karo, Simalungun, Jawa, dan Nias.

Terdapat wilayah Transmigrasi di Desa Lae Mbentar dimana hampir seluruh penduduknya berasal dari Suku Jawa.

Agama

Mayoritas penduduk Kecamatan Pagindar memeluk agama Kristen.

Agama di Kecamatan Pagindar (2024)[13]
Agama Persen
Islam
  
26,86%
Kristen Protestan
  
71,68%
Kristen Katolik
  
1,45%
Hindu
  
0,00%
Buddha
  
0,00%
Konghucu
  
0,00%
Kepercayaan terhadap Tuhan YME
  
0,00%

Penduduk Kecamatan Pagindar menganut agama Kristen Protestan, Kristen Katolik, dan Islam.

Di Kecamatan Pagindar terdapat 11 sarana ibadah yang terdiri dari 7 bangunan Gereja, 3 bangunan Masjid, dan 1 Langgar.

Desa /
Kelurahan
MasjidLanggarGerejaKuilWihara
DesaLae Mbentar11
DesaNapatalun Perlambukan13
DesaPagindar12
DesaSibagindar11

Pendidikan

Pada tahun 2017, terdapat 5 bangunan sekolah di Kecamatan Pagindar yang terdiri dari 4 sekolah SD dan 1 sekolah SMP.

Desa /
Kelurahan
SDSMPSMASMKPerguruan Tinggi
DesaLae Mbentar1
DesaNapatalun Perlambukan1
DesaPagindar1
DesaSibagindar11

Kesehatan

Kecamatan Pagindar memiliki 8 unit sarana kesehatan yang terdiri dari:

Perekonomian

Mayoritas penduduk Kecamatan Pagindar hidup dari bertani, sebagian penduduk juga berdagang, dan lainnya.

Pertanian & Peternakan

Sumber penghasilan utama penduduk di Kecamatan Pagindar adalah di sektor pertanian dan perkebunan rakyat. Hasil pertanian yang paling luas untuk tanaman pangan adalah padi ladang, padi sawah, jagung, ubi kayu, ubi jalar, dan kacang tanah, sedangkan untuk tanaman perkebunan yang paling luas adalah kelapa sawit, karet, gambir, serta untuk tanaman hortikultura adalah tanaman durian, pisang, jengkol, dan petai.

Sementara untuk ternak yang dipelihara oleh masyarakat di Kecamatan Pagindar adalah babi, kambing, sapi, dan juga ternak unggas seperti ayam dan itik.

Sarana & Prasarana

Listrik & air minum

Seluruh desa di Kecamatan pagindar tidak dialiri oleh listrik dari PLN, namun oleh pihak swasta. Hingga Tahun 2016, Kecamatan Pagindar masih belum diakses oleh listri dari PLN. Sebanyak 13% rumah di Kecamatan Pagindar malah tidak menggunakan listrik sama sekali. Hal tersebut seharusnya merupakan perhatian khusus pemerintah, menimbang listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat selain pangan dan sandang.

Transportasi

Dari total 84,19 km panjang jalan di Kecamatan Pagindar, hanya sepanjang 10,99 km panjang jalan yang telah diaspal, selebihnya merupakan jalan yang diperkeras (39,60 km) maupun jalan tanah (33,60 km). Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur di Kecamatan Pagindar dari segi jalan belum memadai, sehingga Kecamatan Pagindar ini seperti sulit sekali dijangkau. Angkutan yang banyak digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Pagindar adalah sepeda motor. Hingga Tahun 2016 Kecamatan pagindar belum memiliki angkutan umum dalam kecamatan maupun menuju ke ibu kota kabupaten.

Referensi

  1. ↑ Pagindar Dalam Angka 2014. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pakpak Bharat. 2014. hlm. 1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Sihombing, Priscilia Ervina (2023). Kecamatan Pagindar Dalam Angka 2023. BPS Kabupaten Pakpak Bharat. hlm. 13.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Sitanggang, Sri Mariani (2022). Kecamatan Pagindar Dalam Angka 2022. BPS Kabupaten Pakpak Bharat. hlm. 11.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Kecamatan Pagindar Dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2021. hlm. 3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Kecamatan Pagindar Dalam Angka 2016. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2016. hlm. xvii. ISBN 978-602-6829-19-1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Kecamatan Pagindar Dalam Angka 2020. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2020. hlm. 4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Statistik Daerah Kecamatan Pagindar 2015. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2015. hlm. 1. ISBN 978-602-6829-14-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. ↑ Statistik Daerah Kecamatan Pagindar 2014. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2014. hlm. 1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. ↑ Pagindar Dalam Angka 2015. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2015. hlm. 2. ISBN 978-602-68290-3-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. ↑ Statistik Daerah Kecamatan Pagindar 2016. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2016. hlm. 1. ISBN 978-602-6829-14-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ Kecamatan Pagindar Dalam Angka 2018. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2018. hlm. 9. ISBN 978-602-6829-57-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  12. ↑ Kecamatan Pagindar Dalam Angka 2017. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pakpak Bharat. 2017. hlm. 9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  13. ↑ "Visualisasi Data Kependudukan". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 14 Januari 2025.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan