Sabtu, 03 Oktober 2026
19:08 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Oyakodon

Oyakodon

variasi makanan khas Jepang

Bagikan:
250px-Oyakodon_003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Oyakodon

Oyakodon (親子丼) adalah donburi, atau masakan beras Jepang dalam sebuah mangkuk, di mana ayam, telur, irisan daun bawang (atau kadang-kadang bawang biasa), dan bahan-bahan lainnya direbus bersama-sama dalam sebuah jenis sup yang dibuat dengan kecap dan kaldu, kemudian disajikan di atas mangkuk nasi besar. Nama hidangan ini merupakan cerminan puitis dari kebenaran bahwa ayam dan telur digunakan dalam hidangan tersebut.[1]

Sejarah

Hidangan ini diciptakan di sebuah restoran Tokyo, Tamahide, pada tahun 1891.[2][3]

  • 120px-Oyakodon_by_-puamelia-.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Oyakodon_002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Oyakodon_set_by_machu_in_Karuizawa%2C_Nagano.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "親子丼(オヤコドンブリ)とは - Definition of "Oyakodon" (In Japanese)".
  2. ↑ Goh, Lester (24 Juni 2015). "Tamahide". JapanTravel. Japan Travel K.K. Diakses tanggal 1 Oktober 2016.
  3. ↑ Goldberg, Elyssa (19 Januari 2016). "The Egg Dish That's Had Japanese People Lining Up for 250 Years". Bon Appetit. Conde Nest. Diakses tanggal 1 Oktober 2016.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan