Senin, 12 Oktober 2026
21:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Otteman I

Bagikan:
Otteman I dari Deli
Sultan Deli VII
Berkuasa18 Maret 1824 – 22 Oktober 1857
Penobatan18 Maret 1824
PendahuluAmaluddin I
PenerusAmaluddin II
Lahir1809
Labuhan Deli
Meninggal22 Oktober 1857
Labuhan Deli
Pemakaman22 Oktober 1857
AyahAmaluddin I
PasanganRaja Siti Asmah
Wan Sri Kamalah
KeturunanAmaluddin II
Tengku Sulaiman
Tengku Haji Ismail
Tengku Haji Abdul Rahman
Tengku Jafar Al Haj
Nama lengkap
Tengku Osman

Otteman I (Tuanku Osman; 1809 - 22 Oktober 1857) adalah Sultan dari Kesultanan Deli ke 7 dari 1824 hingga mangkatnya pada 1857. Ia merupakan putra dari Sultan Amaluddin I.

Awal Pemerintahan

Pada tahun 1824, Ia dinobatkan sebagai Sultan Deli menggantikan Ayahnya. Pada masa kekuasaannya, Kesultanan Deli kembali menguat dan melepaskan diri dari kekuasaan Kesultanan Aceh. Ia berhasil menaklukkan wilayah 4 Kedatukan: Sukapiring, Sepuluh Dua Kuta, Senembah & Sunggal. Negeri-negeri kecil seperti Buluh Cina dan Langkat juga berhasil ditaklukannya menjadi wilayah Kesultanan Deli.

Kesultanan Aceh kembali menaklukkan Kesultanan Deli pada tahun 1854. Otteman I diberi gelar Wakil Sultan Aceh. Kesultanan Deli mendapat pengesahaan dari Kesultanan Aceh, bahwa Kesultanan Deli merupakan daerah yang berdiri sendiri yang ditandai dengan diberikannya Pedang Bawar dan Cap Sikureung (Cap Sembilan) dengan tujuan mengurangi pengaruh Kesultanan Siak terhadap Kesultanan Deli oleh Sultan Mansur Syah dari Negeri Aceh.

Pada masa itu juga Sultan Deli diberi gelar Perkasa Alam dan diberi Surat Penyerahan Negeri Deli serta daerah taklukannya dari Kuala Bayan sampai Pasir Putih, kecuali Negeri Bedagai dan Langkat. Penyerahan ini dilaksanakan di Istana Darussalam Kuta Radja (Banda Aceh) dan mulai saat itu para Sultan Deli memakai Gelar Perkasa Alam hingga sekarang ini. Apabila Penobatan Sultan, Pedang Bawar ini sebagai Syarat Mutlak dalam Prosesi upacara tersebut.

Selama menjabat sebagai Sultan, ia juga membangun sebuah Masjid megah yang masih bertahan sampai saat ini yaitu Masjid Al Osmani, Labuhan Deli.

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Moskee_in_Laboehandeli_TMnr_10016536.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto Masjid Al Osmani oleh Tropenmuseum

Pernikahan

Otteman I menikah dengan Raja Siti Asmah, putri Raja Muhammad Ali Shah yang merupakan Sultan dari Kesultanan Asahan. dari Pernikahan inilah lahir Amaluddin II, Tengku Sulaiman dan Tengku Haji Ismail. Ia juga menikahi Wan Sri Kamalah putri tua dari Raja Banu Ashim.

Wafat

Otteman I wafat pada tanggal 22 Oktober 1857 di usia 48 tahun. Ia dimakamkan di Kompleks Masjid Al Osmani, Labuhan Deli.

Gelar

  • 1823 – 1824: Sultan Muda Panglima Perkasa Alam
  • 1824 – 1857: Sri Paduka Tuanku Sultan Panglima Perkasa Alam
  • 1857: Marhum Masjid
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan