Kamis, 15 Oktober 2026
07:33 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Ota Benga

Ota Benga

Bagikan:
250px-Ota_Benga_1904.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ota Benga tahun 1904

Ota Benga (sekitar 1883[1] – 20 Maret 1916) adalah seorang pigmi Mbuti Kongo yang terkenal karena dipajang bersama etnis Afrika lain dalam pameran antropologi Louisiana Purchase Exposition di St. Louis, Missouri tahun 1904, dan kemudian di kebun manusia kontroversial di Bronx Zoo tahun 1906. Benga dibebaskan dari pedagang budak di Kongo oleh misionaris Samuel Phillips Verner, yang membawanya ke Missouri.[2] Di Bronx Zoo, Benga bebas masuk kawasan ini sebelum dan sesudah "dipamerkan" di Monkey House kebun binatang ini. Penampilan manusia non-Barat sebagai contoh "tahap awal" evolusi manusia umum dilakukan pada awal abad ke-20, ketika teori rasial sering dikait-kaitkan dengan konsep biologi evolusi.[3]

Surat kabar Afrika-Amerika di seluruh Amerika Serikat mengangkat editorial yang menentang perlakuan semacam itu terhadap Benga. Dr. R.S. MacArthur, juru bicara delegasi gereja kulit hitam, mengirimkan petisi ke wali kota New York City untuk membebaskannya. Wali kota membebaskan Benga untuk ditangani Pendeta James M. Gordon, pengawas Howard Colored Orphan Asylum di Brooklyn dan membangunkan sebuah kamar untuknya. Pada tahun yang sama, Gordon mengatur agar Benga dirawat di Virginia serta membayar agar Benga mengenakan pakaian Amerika dan giginya dipasang, sehingga ia bisa menjadi bagian dari masyarakat. Benga diajarkan bahasa Inggris dan mulai bekerja. Beberapa tahun kemudian, saat pecahnya Perang Dunia I menghentikan perjalanan penumpang lewat laut dan mencegah kepulangannya ke Afrika, ia menjadi depresi. Ia bunuh diri tahun 1916 pada usia 32 tahun.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Bradford and Blume (1992), p. 54.
  2. ↑ Sotiropoulos, Karen (2015-03-01). ""Town of God": Ota Benga, the Batetela Boys, and the Promise of Black America". Journal of World History. 26 (1): 44, 46–47.
  3. ↑ Bradley, James. "The ape insult: a short history of a racist idea". The Conversation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 30 September 2020. It suggested that the races had become separate species, and that Africans, in particular, were far closer in evolutionary terms to the great apes than were, say, Europeans.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Evanzz, Karl (1999). The Messenger: The rise and fall of Elijah Muhammad. New York: Pantheon Books. ISBN 067944260.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ota Benga.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan