Rabu, 30 September 2026
22:55 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Ota Benga

Ota Benga

Bagikan:
250px-Ota_Benga_1904.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ota Benga tahun 1904

Ota Benga (sekitar 1883[1] – 20 Maret 1916) adalah seorang pigmi Mbuti Kongo yang terkenal karena dipajang bersama etnis Afrika lain dalam pameran antropologi Louisiana Purchase Exposition di St. Louis, Missouri tahun 1904, dan kemudian di kebun manusia kontroversial di Bronx Zoo tahun 1906. Benga dibebaskan dari pedagang budak di Kongo oleh misionaris Samuel Phillips Verner, yang membawanya ke Missouri.[2] Di Bronx Zoo, Benga bebas masuk kawasan ini sebelum dan sesudah "dipamerkan" di Monkey House kebun binatang ini. Penampilan manusia non-Barat sebagai contoh "tahap awal" evolusi manusia umum dilakukan pada awal abad ke-20, ketika teori rasial sering dikait-kaitkan dengan konsep biologi evolusi.[3]

Surat kabar Afrika-Amerika di seluruh Amerika Serikat mengangkat editorial yang menentang perlakuan semacam itu terhadap Benga. Dr. R.S. MacArthur, juru bicara delegasi gereja kulit hitam, mengirimkan petisi ke wali kota New York City untuk membebaskannya. Wali kota membebaskan Benga untuk ditangani Pendeta James M. Gordon, pengawas Howard Colored Orphan Asylum di Brooklyn dan membangunkan sebuah kamar untuknya. Pada tahun yang sama, Gordon mengatur agar Benga dirawat di Virginia serta membayar agar Benga mengenakan pakaian Amerika dan giginya dipasang, sehingga ia bisa menjadi bagian dari masyarakat. Benga diajarkan bahasa Inggris dan mulai bekerja. Beberapa tahun kemudian, saat pecahnya Perang Dunia I menghentikan perjalanan penumpang lewat laut dan mencegah kepulangannya ke Afrika, ia menjadi depresi. Ia bunuh diri tahun 1916 pada usia 32 tahun.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Bradford and Blume (1992), p. 54.
  2. ↑ Sotiropoulos, Karen (2015-03-01). ""Town of God": Ota Benga, the Batetela Boys, and the Promise of Black America". Journal of World History. 26 (1): 44, 46–47.
  3. ↑ Bradley, James. "The ape insult: a short history of a racist idea". The Conversation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 30 September 2020. It suggested that the races had become separate species, and that Africans, in particular, were far closer in evolutionary terms to the great apes than were, say, Europeans.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Evanzz, Karl (1999). The Messenger: The rise and fall of Elijah Muhammad. New York: Pantheon Books. ISBN 067944260.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjang

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Ota Benga.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan