Selasa, 22 September 2026
21:05 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Hujan orografis

Hujan orografis

250px-Fen_schemat.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Curah hujan orografis terjadi ketika udara lembap dipaksa naik oleh topografi.

Hujan orografis (juga dikenal sebagai presipitasi orografis dan presipitasi relief) adalah jenis hujan yang terbentuk ketika massa udara yang lembap dipaksa bergerak naik melewati rintangan topografi alami, seperti pegunungan atau perbukitan.[1]

Mekanisme

Ketika angin mendorong massa udara basah menaiki lereng gunung yang menghadap arah datangnya angin (windward slope), tekanan atmosfer yang semakin rendah di atas menyebabkan udara tersebut mengembang dan mendingin secara adiabatik. Ketika suhu udara turun hingga mencapai titik embun, uap air di dalamnya akan mengembun (kondensasi) membentuk awan konvektif dan menghasilkan hujan yang lebat di sisi lereng tersebut.

Setelah melewati puncak gunung, massa udara yang telah kehilangan sebagian besar kelembapannya akan bergerak turun ke lereng sebaliknya (leeward slope). Dalam proses turun ini, udara mengalami kompresi (pemampatan) sehingga suhunya memanas secara adiabatik dan kelembapan relatifnya turun drastis. Akibatnya, wilayah di balik pegunungan ini menjadi sangat kering, hangat, dan minim hujan. Fenomena daerah kering di balik gunung ini disebut sebagai daerah bayangan hujan.

Referensi

  1. Ahrens, C. Donald; Henson, Robert (2022). Meteorology Today: An Introduction to Weather, Climate, and the Environment (Edisi ke-13). Cengage Learning. ISBN 9780357452059.
Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan