Titik embun adalah suhu ketika udara harus didinginkan dengan uap air agar menjadi jenuh. Apabila didinginkan lebih lanjut, maka uap air di udara akan mengembun sehingga terbentuk embun. Ketika udara mendingin ke titik embunnya melalui kontak dengan permukaan yang lebih dingin daripada udara, maka air akan mengembun di permukaan.[1][2]
![]()
Ketika suhu di bawah titik beku air, maka titik embun disebut titik beku embun, karena embun beku terbentuk melalui deposisi ketimbang kondensasi guna membentuk embun.[3] Pengukuran titik embun berhubungan dengan kelembapan. Titik embun yang lebih tinggi berarti ada lebih banyak uap air di udara.[2]
Dalam cairan, titik awan merupakan istilah yang setara.
Referensi
- ↑ "Dew Point". Glossary – NOAA's National Weather Service. 25 Juni 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 John M. Wallace; Peter V. Hobbs (24 Maret 2006). Atmospheric Science: An Introductory Survey. Academic Press. hlm. 83–. ISBN 978-0-08-049953-6.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Frost Point". Glossary – NOAA's National Weather Service. 25 Juni 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |