Jumat, 30 Oktober 2026
09:46 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Ursulin

Ursulin

Organisasi Non Pemerintah

Bagikan:
330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_H.B.S._Het_Groote_Klooster_in_Noordwijk_Batavia_Java_TMnr_10002312.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SMA Santa Ursula Jakarta pada masa Hindia Belanda
330px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Klooster_en_school_van_de_Zusters_Ursulinen_in_Buitenzorg_TMnr_60016613.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biara dan sekolah ordo Santa Ursula di Bogor (tahun 1920-1930)

Ordo Santa Ursula adalah suatu ordo keagamaan Katolik yang didirikan tahun 1535 di Brescia (Lombardia) di Italia oleh Santa Angela Merici atau Angela dari Brescia. Kegiatan ordo ini terfokus pada pendidikan anak perempuan.

Ursulin juga aktif di Hindia Belanda sejak 1856. Mereka adalah religius wanita pertama di koloni itu, diikuti pada 1859 oleh religius pria pertama, Yesuit. Salah satu dari 7 orang perintis ini menghembuskan nafas terakhir beberapa hari setelah tiba di Biara Noordwijk yaitu Suster Emanuel Haris. Enam saudari di bawah pimpinan Mere Ursula Mertens berhasil mendirikan sekolah di distrik Noordwijk di Batavia, Groote Klooster. Fondasi berikut muncul dari Noordwijk: Batavia Weltevreden (juga disebut Postweg, Kleine Klooster atau Djakarta Djalan Pos; pada tahun 1859), Surabaya (Kepadjan; pada 1863), Bogor (1902), Bandung (Merdeka; pada tahun 1906/1907) dan Batavia -Theresia (1927). Surabaya memiliki tidak kurang dari 90 Ursulin pada tahun 1908. Tiga biara baru muncul dari biara di Surabaya: Malang (1900), Madiun (1914) dan Surabaya-Darmo (1922). Fondasi baru juga muncul dari biara di Bandung dan Weltevreden.

Ordo dengan pria dan wanita
Lambang Vatikan
Lambang Vatikan
Ordo khusus pria
Ordo khusus wanita


Ikon rintisan

Artikel bertopik Katolik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan