Sabtu, 17 Oktober 2026
23:19 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Suku Isan

Suku Isan

warga negara Thailand dari suku Lao

Bagikan:
Suku Isan
250px-Isansarong.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jumlah populasi
22 juta[1]
Daerah dengan populasi signifikan
Thailand (Daerah Timur Laut dan Bangkok Raya)
Bahasa
Isan (Lao), Thai
Agama
Kebanyakan 20px-Dharma_Wheel.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Buddha Theravada
Kelompok etnik terkait
Orang Tai lainnya

Suku Isan (bahasa Thai:คน อีสาน, RTGS: Khon Isan, Pengucapan Thai: [kʰōn ʔīːsǎːn]; bahasa Lao: ຄົນ ອີ ສານ) atau suku Thai Timur Laut adalah kelompok etnis asli Thailand Timur Laut (Isan)[2] dengan perkiraan populasi sekitar 22 juta.[1][3] Istilah alternatif untuk kelompok ini adalah Thai Isan, Thai-Lao, Lao Isan, Isan Lao.[1][4]

Dalam arti yang lebih luas, setiap orang yang berasal dari 20 provinsi di timur laut Thailand dapat disebut sebagai khon isan. Dalam arti yang lebih sempit, istilah tersebut hanya mengacu pada penutur bahasa Laos yang merupakan populasi mayoritas di sebagian besar wilayah Isan. Menyusul terpisahnya Isan dari teritori Kerajaan Laos, pemerintah meluncurkan kebijakan thaifikasi yang membuat mereka berbeda dengan orang Lao di Laos maupun dengan orang Thai yang menghuni Thailand Tengah.[2][4][5] Asimilasi identitas ini dimulai sekitar tahun 1900,[6][7][8] digalakkan selama era fasis,[9] dan dilanjutkan selama Perang Dingin,[2] serta dipertahankan hingga mini. Bahkan pada puncak Perang Dingin,[2] tingkat integrasi ini sangat tinggi, yang diukur dengan ekspresi sentimen nasionalis.[10] Dan pada saat ini, orang Isan termasuk yang paling nasionalis di Thailand; dan dianggap lebih nasionalis daripada orang Thai Tengah.

Hampir semua penduduk Timur Laut Thailand merupakan warga negara Thailand. Namun, sebagian besar dari mereka (sekitar 80%)[11] adalah etnis Laos dan menuturkan dialek bahasa Laos di rumah (tiga dialek bahasa Laos yang digunakan di Timur Laut Thailand dikelompokkan lagi menjadi bahasa Isan).[12] Untuk menghindari stereotip dan persepsi yang merendahkan kepada orang-orang yang berbahasa Laos, mereka lebih suka menyebut diri sebagai khon isan.[13][14]

Referensi

  1. 1 2 3 Hattaway, Paul (ed.) (2004), "Isan", Peoples of the Buddhist World, William Carey Library, hlm. 103 {{citation}}: |first= memiliki nama generik
  2. 1 2 3 4 Keyes, Charles F. (2014). Finding their voice: Northeastern villagers and the Thai state. Chiang Mai: Silkworm. ISBN 978-616-215-074-6. OCLC 1127266412.
  3. ↑ International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination; Reports submitted by States parties under article 9 of the Convention : Thailand (PDF) (dalam bahasa English and Thai). United Nations Committee on the Elimination of Racial Discrimination. 28 Juli 2011. hlm. 3, 5, 95. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-10-09. Diakses tanggal 8 Oktober 2016.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 McCargo, Duncan; Hongladarom, Krisadawan (2004). "Contesting Isan‐ness: discourses of politics and identity in Northeast Thailand". Asian Ethnicity. 5 (2): 219–234. doi:10.1080/1463136042000221898. ISSN 1463-1369. S2CID 30108605.
  5. ↑ Hesse-Swain, Catherine (2011-01-01). Speaking in Thai, dreaming in Isan: Popular Thai television and emerging identities of Lao Isan youth living in northeast Thailand. Edith Cowan University, Edith Cowan University, Research Online, Perth, Western Australia, Perth, Western Australia. OCLC 1029867099.
  6. ↑ Iijima, Akiko (2018). "The invention of "Isan" history". Journal of the Siam Society. 106: 171–200.
  7. ↑ Streckfuss, David (1993). "The mixed colonial legacy in Siam: Origins of Thai racialist thought, 1890–1910". Autonomous Histories, Particular Truths: Essays in the Honor of John R. W. Smail. Madison, WI: Centre for Southeast Asian Studies. hlm. 123–153.
  8. ↑ Breazeale, Kennon. (1975). The integration of the Lao States into the Thai Kingdom. Bodleian Library, Oxford University. OCLC 223634347.
  9. ↑ Strate, Shane, author. The lost territories : Thailand's history of national humiliation. ISBN 978-0-8248-6971-7. OCLC 986596797.{{cite book}}: |last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  10. ↑ Suntaree Komin. (1991). Psychology of the Thai people : values and behavioral patterns. Research Center, National Institute of Development Administration (NIDA). ISBN 974-85744-8-2. OCLC 35221306.
  11. ↑ Grabowsky: The Isan up to its Integration into the Siamese State. In: Regions and National Integration in Thailand. 1995, S. 108.
  12. ↑ Draper, John (2016). "The Isan Culture Maintenance and Revitalisation Programme's multilingual signage attitude survey: Phase II". Journal of Multilingual and Multicultural Development. 37 (8): 832–848. doi:10.1080/01434632.2016.1142997. ISSN 0143-4632. S2CID 216112353.
  13. ↑ McCargo; Krisadawan (2004). "Contesting Isan-ness": 229–232.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  14. ↑ Alexander, Saowanee T.; McCargo, Duncan (2014). "Diglossia and identity in Northeast Thailand: Linguistic, social, and political hierarchy" (PDF). Journal of Sociolinguistics. 18 (1): 60–86. doi:10.1111/josl.12064. ISSN 1360-6441.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan