Kamis, 24 September 2026
02:43 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Operasi Deliberate Force

Operasi Deliberate Force

Operasi Deliberate Force
Bagian dari the NATO intervention in Bosnia and Herzegovina during the Bosnian War
250px-F-16_deliberate_force.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal30 Agustus – 20 September 1995
LokasiBosnia dan Herzegovina
Hasil NATO menang
Pihak terlibat
Perserikatan Bangsa-Bangsa UNPROFOR  Republika Srpska
Tokoh dan pemimpin

NATO/Amerika Serikat Leighton Smith
NATO/Amerika Serikat Michael E. Ryan
NATO/Britania Raya Stuart Peach

Perserikatan Bangsa-Bangsa/Prancis Bernard Janvier
Perserikatan Bangsa-Bangsa/Prancis André Soubirou
Perserikatan Bangsa-Bangsa/Britania Raya Sir Rupert Smith
Perserikatan Bangsa-Bangsa/Britania Raya Dick Applegate

Britania Raya Sir Mark Mans[1]
Republika Srpska (1992–1995) Ratko Mladić
Republika Srpska (1992–1995) Radislav Krstić
Kekuatan
NATO 400 pesawat
NATO 5.000 personel militer
NATO 1 Ticonderoga-class cruiser
Perserikatan Bangsa-Bangsa 500 penjaga perdamaian Prancis
Perserikatan Bangsa-Bangsa 320 penjaga perdamaian Britania Raya
Perserikatan Bangsa-Bangsa Dutch 1e Mortiercompagnie, Korps Mariniers
Perserikatan Bangsa-Bangsa 12 105mm guns
Perserikatan Bangsa-Bangsa 8 155mm howitzers
Perserikatan Bangsa-Bangsa 12 British Warrior AFVs
Republika Srpska 80,000 soldiers
Korban
Prancis 1 Mirage 2000N ditembak jatuh
Prancis 2 pilot POW
338 target berbeda terkena, sebagian besar hancur
25–27 tentara tewas[2]
27 Bosnia Serbia tewas[3]

Operasi Deliberate Force adalah kampanye udara berkelanjutan yang dilakukan oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), bersama dengan operasi darat UNPROFOR, untuk melemahkan kemampuan militer Tentara Republika Srpska (VRS), yang telah mengancam dan menyerang "Area aman" yang ditunjuk PBB di Bosnia dan Herzegovina selama Perang Bosnia dengan genosida Srebrenica dan pembantaian Markale, mempercepat intervensi. Penembakan pasar Sarajevo pada 28 Agustus 1995 oleh VRS dianggap sebagai faktor pemicu langsung di balik keputusan NATO untuk meluncurkan operasi tersebut.[4][5]

Operasi itu dilakukan antara 30 Agustus dan 20 September 1995, melibatkan 400 pesawat dan 5.000 personel dari 15 negara.

Referensi

  1. "Foreword" (PDF). TAQ (6). September 2009. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 18 September 2012. Diakses tanggal 24 Mei 2012.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "US interventions post-Cold War: Bosnian War". Al Jazeera. 5 September 2013. Diakses tanggal 12 Agustus 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Ripley, Tim (1999). Operation Deliberate Force: The UN and NATO Campaign in Bosnia, 1995. Lancaster, England: Centre for Defence and International Security Studies. hlm. 316. ISBN 978-0-9536650-0-6.
  4. "Deliberate Force Fact Sheet". NATO Allied Forces (Southern Europe). 16 Desember 2002. Diarsipkan dari asli tanggal 10 November 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[butuh sumber nonprimer]
  5. Atkinson, Rick (15 November 1995). "AIR ASSAULT SET STAGE FOR BROADER ROLE". The Washington Post.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan