Rabu, 07 Oktober 2026
06:14 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Oli Ahad

Politisi Bangladesh

Bagikan:

Oli Ahad (lahir 1927/1928 – meninggal 20 Oktober 2012)[1][2] adalah seorang politikus Bangladesh. Ia juga merupakan aktivis Pergerakan Bahasa Bengali. Ahad lahir di desa Islampur, Brahmanbaria.

Keterlibatan dalam Pergerakan Bahasa

Ia bertemu dengan Khawaja Nazimuddin untuk mendiskusikan mengenai proposal bahasa pada tanggal 8 Januari 1948. Nantinya, ia menjadi anggota komite yang mengorganisir Hartal pada tanggal 12 Maret, yang meminta bahasa Bengali menjadi bahasa resmi Pakistan. Pada tahun 1949, Ahad, bersama dengan tiga orang mahasiswa lain, dikeluarkan dari universitas. Ia lalu hadir pada pertemuan bersejarah di Universitas Dhaka pada 21 Februari 1952. Selanjutnya, ia memimpin reli dan menyerukan Hartal di seluruh Pakistan Timur.

Referensi

  1. ↑ "Language warrior Oli Ahad dead". bdnews24. Diakses tanggal 21 Oktober 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "Oli Ahad no more". The Daily Star (dalam bahasa English). Dhaka, Bangladesh. 21 Oktober 2012. hlm. 1. Diakses tanggal 2012-10-21.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Ahmed, Monowar. Bhasha Andoloner Shochitro Dolil, Agamee Prokashani, pp. 110 ISBN 984-401-147-7
Sejarah dan Peristiwa
Tokoh
Peringatan


Ikon rintisan

Artikel bertopik politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan