Minggu, 27 September 2026
09:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Okdom-gui

Okdom-gui

Okdom-gui
250px-Korean_cuisine-Jeju_Island-Okdom_gui-Grilled_Tilefish-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Okdom gui, ikan jabad panggang
SajianHidangan utama
Tempat asalKorea Selatan
Hidangan nasional terkaitHidangan Korea
Bahan utamaIkan jabad

Okdom-gui (bahasa Korea: 옥돔구이) adalah ikan jabad yang dipanggang dan makanan lokal orang Jeju yang bertempat di sebuah pulau di selatan Korea Selatan. Okdom-gui memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang alami karena menurut orang Jeju, ikan jabad akan memiliki rasa seperti aslinya apabila dimasak dengan cara dipanggang.[1] Okdom-gui dibuat dengan cara mengasinkan ikan jabad, kemudian mengeringkannya sebagian sebelum dipanggang. Dalam variasi lainnya, ikan ini dapat dilapisi dengan bumbu yang terdiri atas pasta cabai merah, bubuk cabai, bawang putih, kecap asin, dan gula, lalu dipanggang hingga matang.[2] Ikan panggang ini biasanya dimakan bersama nasi.[3]

Signifikansi budaya

Ikan jabad yang menjadi bahan dasar dari okdom-gui merupakan ikan yang sangat penting di Pulau Jeju. Sebelum tahun 1970-an, ikan yang dikenal oleh penduduk Pulau Jeju hanyalah ikan jabad. Ikan ini sering disajikan dalam acara-acara khusus seperti festival, pernikahan, atau semacamnya. Dalam sejarah, ikan ini juga dijadikan suguhan di meja makan istana. Namun, ia jarang dijadikan sebagai makanan sehari-hari oleh warga lokal, karena harganya mahal sehingga menyajikannya dapat dianggap sebagai sesuatu yang mewah. Ikan jabad di perairan Jeju sangat sulit ditangkap karena ikan tersebut tinggal di perairan dalam.[4] Selain dijadikan sebagai okdom-gui, ikan jabad di Pulau Jeju juga dijadikan sebagai sup yang dicampur dengan rumput lain dan dinamai sebagai Okdom-miyukguk.[1] Dalam budaya orang Jeju, melakukan pesta makan tanpa menyajikan okdom-gui merupakan sebuah kesalahan, terutama dalam upacara leluhur, karena itu dianggap sebagai perbuatan yang menyinggung arwah nenek moyang.[4]

Penyajian

Dalam penyajian makanan Korea, okdom-gui biasanya digabungkan dalam set makanan dengan lauk-lauk lainnya seperti irisan babi kukus, salad ikan mentah pedas, dan juga sup ikan jabad itu sendiri.[5] Okdom-gui juga biasanya dimasak dengan cara membelah ikan jabad secara datar dan memberinya perasan lemon,[6] kemudian memanggangnya di atas api arang sampai berubah menjadi warna coklat yang cantik.[4]

Referensi

  1. 1 2 "Jeju Okdom". Slow Food Foundation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-02.
  2. ↑ KTO, Korea Tourism Organization. "Grilled Red Tilefish (옥돔구이 / Okdomgui) : VISITKOREA". Grilled Red Tilefish (옥돔구이 / Okdomgui) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-02.
  3. ↑ aindhae (29 Desember 2020). "Hidangan Masakan Seafood Korea, Makyuss!". aindhae: My ID & Cuitan Sederhana. Diakses tanggal 2025-11-02.
  4. 1 2 3 Yim Seung-hye (2010-02-10). "Island seafood specialty spreads to mainland". Korea JoongAng Daily (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-02.
  5. ↑ "Okdom Village (옥돔마을)". Korea Trip Tips. Diakses tanggal 2025-11-02.
  6. ↑ "Musings: My Eats in Jeju (2013) 제주도 식신로드 2013". Musings. Diakses tanggal 2025-11-02.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan