Jumat, 16 Oktober 2026
21:44 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Nuskan Sjarif

Nuskan Sjarif

penulis lagu Indonesia

Bagikan:
Nuskan Syarief
250px-Nuskan_Syarief.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1935-06-04)4 Juni 1935
Meninggal13 Februari 2007(2007-02-13) (umur 71)
Pekerjaan
Dikenal karenaPendiri grup musik Orkes Kumbang Tjari

Nuskan Sjarif (4 Juni 1935 – 13 Februari 2007) adalah seorang guru dan musisi Indonesia yang mendirikan grup musik Orkes Kumbang Tjari pada tahun 1961.[1]

Selain itu juga beliau merupakan putra daerah Sumatera Barat yang berdarah campuran Padang dan Painan, IV Jurai, Pesisir Selatan.

Riwayat

Pada dekade 50-an dan 60-an orkes (grup musik) yang membawakan musik bernuansa Minang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Orkes yang paling populer ketika itu adalah Orkes Gumarang yang pada awalnya didirikan oleh Awaluddin Djamin yang di kemudian hari menjadi Kapolri. Orkes Gumarang mengalami masa kejayaan dibawah pimpinan Asbon Madjid.[2]

Orkes Kumbang Tjari

Nuskan adalah penggemar Orkes Gumarang, sehingga ia pernah menawarkan lagu ciptaannya untuk dinyanyikan oleh orkes tersebut, tetapi ketika ia menyatakan ingin bergabung, pimpinan Orkes Gumarang yang mengetahui kemampuan Nuskan menolaknya dan menyarankannya untuk membentuk orkes sendiri.[3]

Akhirnya Nuskan Sjarif pun mendirikan Orkes Kumbang Tjari, dan bersama penyanyi Elly Kasim, mereka pun meraih sukses, bahkan menjadikan Elly Kasim sebagai penyanyi lagu Minang legendaris yang dikenang sampai saat ini.[3]

Dalam orkes tersebut ia bermain gitar yang mampu menghasilkan suara-suara mirip bunyi alat musik tradisional Minang seperti saluang (suling besar), talempong, rabab dan lainnya. Sebelumnya Nuskan berprofesi sebagai guru.[3]

Sayangnya Orkes Kumbang Tjariterpaksa vakum ketika Nuskan Sjarif sebagai guru olahraga ditempatkan di daerah Sukarnapura (sekarang Jayapura), Papua, pada bulan Juli 1963. Selama di Jayapura, ia sempat juga membina bibit-bibit penyanyi dan menciptakan sejumlah lagu.

Ilustrasi musik film

Di kemudian hari Nuskan Sjarif juga dipercaya sebagai pengisi ilustrasi musik untuk film-film Indonesia. Film pertama yang digarapnya adalah Cinta Rahasia pada tahun 1976. Kemudian berlanjut dengan film-film berikutnya, yaitu Mustika Ibu (1976), Liku Liku Panasnya Cinta (1976), Bungalow di Lereng Bukit (1976), Seindah Cintamu (1976), Yang Mana Yang Benar (1976), Garis Garis Hidup (1977), Gara Gara Janda Kaya (1977), Rosita (1978), dan beberapa film lainnya.[1]

Filmografi

Film

Sebagai penata musik
Tahun Judul Catatan
1976 Cinta Rahasia Debut dalam tata musik
Liku-Liku Panasnya Cinta
Mustika Ibu
Bungalow di Lereng Bukit
1977 Garis-Garis Hidup
Mana yang Benar
Tiada Seindah Cintamu
Sisa Feodal
Petualang Cilik
Gara-Gara Janda Kaya
Tante Sundari
Arwah Komersil dalam Kampus
Cinta Biru
1978 Petualang Cinta
1979 Antara Dia dan Aku
Remaja Idaman
Remaja-Remaja
1980 Senyummu adalah Tangisku
Melodi Cinta
Rayuan Gombal
Sejoli Cinta Bintang Remaja
1981 Sejuta Serat Sutra
1989 Sumpah Si Pahit Lidah
1990 Putri Kembang Dadar
1991 Bujang Jelihin
1992 Selembut Wajah Anggun

Meninggal dunia

Nuskan Sjarif, guru dan musisi berdarah Pesisir Selatan ini meninggal dunia di Jakarta pada 13 Februari 2007 pada usia 71 tahun. Dimakamkan di daerah Bojongsari, Depok, Jawa Barat.[4] Dimakamkan di Bojongsari, Depok,

Referensi

  1. 1 2 "Nuskan Syarief" Diarsipkan 2020-03-04 di Wayback Machine Film Indonesia. Diakses 10-6-2014.
  2. ↑ "Gumarang" Diarsipkan 2013-11-06 di Wayback Machine Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. Diakses 10-6-2014.
  3. 1 2 3 "Kumbang Tjari" Diarsipkan 2014-07-14 di Wayback Machine Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta. Diakses 10-6-2014.
  4. ↑ "Re: Nuskan Syarief, meninggal dunia" Rantau-Net, 13-2-2007. Diakses 10-6-2014.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan