Selasa, 03 November 2026
21:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Nurdin B.S.

Bagikan:
Nurdin B.S.
Lahir(1915-10-10)10 Oktober 1915
Meninggal14 Juni 1987(1987-06-14) (umur 71)
Almamater- INS Kayutanam, Sumatera Barat
- STICUSA (Stichting voor Cultuur Samenwerking) Amsterdam, Belanda
PekerjaanPelukis

Nurdin B.S. (10 Oktober 1915 – 14 Juni 1987) adalah seorang perupa Indonesia yang berprofesi sebagai pelukis dengan aliran naturalisme.[1][2][3][4]

Riwayat

Pendidikan

Nurdin lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 10 Oktober 1915. Ia menempuh pendidikan di INS (Indonesia Nationale School) Kayutanam, dan berhasil menamatkannya pada tahun 1937. Di INS Kayutanam yang dipimpin oleh Muhammad Sjafei itu, ia pertama kali belajar melukis pada Wakidi yang kemudian dikenal sebagai pelukis naturalis terkemuka.[5]

Nurdin baru giat melukis pada tahun 1950, dan pada tahun 1953 ia mendapat undangan dari STICUSA (Stichting voor Cultuur Samenwerking) untuk lebih mendalami seni lukis selama dua tahun di Amsterdam, Belanda.[6] Disana ia belajar melukis pada C. Ezeldijk Jeroel Voskuil.[7]

Karier

Ia telah mengadakan pameran di banyak kota di dalam dan di luar negeri, baik pameran bersama maupun pameran tunggal. Pameran bersama dengan pelukis lainnya ia adakan di Palembang, Sumatera Selatan, pada tahun 1952. Sedangkan pameran tunggal pertama ia laksanakan di Balai Budaya Jakarta pada tahun 1957, dan pameran tunggal terakhirnya juga di tempat yang sama pada tahun 1986.

Sepanjang kariernya sebagai pelukis, Nurdin telah mengadakan pameran di Palembang, Surabaya, Jakarta, serta di berbagai kota di beberapa negara, antara lain di Amerika Serikat, Inggris, India, Filipina dan Jepang. Lukisan naturalis Nurdin yang selalu menampilkan berbagai sudut alam telah dikoleksi oleh berbagai pihak, diantaranya oleh mantan Wakil Presiden Indonesia, Adam Malik (alm.)

Nurdin juga sempat menjadi perancang motif tekstil pada Ratatex, sebuah pabrik industri tekstil besar yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Pada tahun 1967, ia menerima Penghargaan Seni dari Pemerintah Daerah Jawa Timur. Ia meninggal dunia pada 14 Juni 1987 di Jakarta pada usia 71 tahun.[5]

Referensi

  1. ↑ "Nurdin B.S." Seniman Senirupa; Pelukis. Situs Taman Ismail Marzuki. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-28. Diakses tanggal 28 Desember 2013.
  2. ↑ "B. S. Nurdin - Life, Art & Legacy | MutualArt". www.mutualart.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-27.
  3. ↑ "B. S. Nurdin Artwork for Sale at Online Auction | B. S. Nurdin Biography & Info". www.invaluable.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-27.
  4. ↑ "B. S. Nurdin | 31 Artworks at Auction | MutualArt". www.mutualart.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-27.
  5. 1 2 Sudjoko (2006). Seni: pesanan. Dewan Kesenian Jakarta. hlm. 83.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ House, Masterpiece Auction (2006). Masterpiece: Fine Art Auction (dalam bahasa Inggris). Masterpiece Fine Art Auction. hlm. 202.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Sudarmaji (1982). Different Styles of Painting in Bali (dalam bahasa Inggris). Neka Gallery. hlm. 2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

  • Mikke Susanto. "Nurdin B.S." Visual Artist. Jogjanews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-28. Diakses tanggal 28 Desember 2013.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan