Rabu, 28 Oktober 2026
22:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Norodom dari Kamboja

Norodom dari Kamboja

Bagikan:
Norodom I
ព្រះបាទនរោត្តម
Raja Kamboja
Preah Sovannakaot
250px-Norodom%2C_the_King_of_Cambodia_Wellcome_V0037202.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret pribadi Raja oleh John Thomson
Raja Kamboja
Berkuasa1860-1904
Penobatan3 Juni 1864
Phnom Penh
PendahuluAng Duong
PenerusSisowath I
LahirAng Voddey
February 1834
Angkor Borei, Kamboja
Meninggal24 April 1904(1904-04-24) (umur 70)
Istana Kerajaan, Phnom Penh, Kamboja Prancis
AyahAng Duong
IbuKsatrey Pen
PasanganPermaisuri
Darakara dari Kamboja
Mahadewi
Bajuni dari Siam
Sangavani dari kamboja
Ubol dari Kamboja
Phouk dari Siam
Sam-ang
dan 41 selir lainnya[1]
Keturunan61 putra dan putri (termasuk Norodom Yukanthor)
WangsaIstana Norodom
AgamaBuddha Theravada

Norodom I (bahasa Khmer:ព្រះបាទនរោត្តម, Ang Voddei) (Februari 1834 – 24 April 1904) adalah raja Kamboja dari 1860 sampai 1904. Ia adalah putra tertua dari Ang Duong.

Dia terpilih naik tahta pada tahun 1860 tetapi tidak akan dimahkotai sampai tahun 1864 karena Siam memegang regalia kerajaan (mahkota raja dan artefak lainnya). Pada tahun 1863, ia menandatangani perjanjian dengan Prancis di mana ia memberi kendali Prancis atas hubungan luar negeri Kamboja dengan imbalan perlindungan pribadi dari musuh-musuhnya. Perjanjian itu menyelamatkan kemerdekaan Kamboja, tetapi kendali Prancis atas urusan dalam negeri Kamboja terus diperkuat hingga akhir masa pemerintahannya (kemerdekaan penuh tidak dipulihkan hingga tahun 1953). Masa pemerintahan Norodom yang berlangsung selama 43 tahun 188 hari adalah yang terpanjang dalam sejarah Kamboja dalam hal tanggal pasti yang dapat diverifikasi. Setelah kematiannya, ia digantikan oleh saudara tirinya, Sisowath.

Norodom adalah leluhur Wangsa Norodom yang telah menjadi keluarga kerajaan yang berkuasa di Kamboja sejak 1941.

Referensi

1. Encyclopædia Britannica.com 2. Milton E. Osborne, The French Presence in Cochinchina and Cambodia

Norodom dari Kamboja
Istana Norodom
Lahir: 1 Februari 1834 Meninggal: 24 April 1904
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Ang Duong
Raja Kamboja
40px-Royal_arms_of_Cambodia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

1860 – 1904
Diteruskan oleh:
Sisowath I
  1. ↑ The Varman Dynasty Genealogy
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan