Kamis, 01 Oktober 2026
09:49 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Nganjan

salah satu upacara keagamaan di dunia

Bagikan:

Nganjan atau Menganjan adalah ritual tarian dalam agama Kaharingan yang dilakukan oleh Suku Dayak Ngaju dan sub-suku Dayak lainnya di Kalimantan Tengah serta Dayak Pesaguan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia.[1] Nganjan merupakan pertanda penghormatan terakhir kepada anggota keluarga yang telah meninggal dunia dan melepaskan segala macam Pantangan bagi keluarga dan kerabat. Setelah dilakukan ritual nganjan, orang yang telah meninggal tersebut diyakini akan dipenuhi kebahagiaan di surga, serta keluarga yg di tinggalkan sudah mengikhlaskan dan terlepas dari segala pantangan (PALI). Kata 'nganjan' berasal dari kata dasar "kanjan", yang berarti menabuh gendang. Maksud pelaksanaannya adalah mengganti suasana berkabung yang penuh duka menjadi suasana riang gembira dengan cara menari bersama-sama mengelilingi Sangkai Raya.[2]

Referensi

  1. ↑ "Tradisi Nganjan, khas suku Dayak Pesaguan Ketapang". ruai.tv. 27 April 2018. Diakses tanggal 4 Desember 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Warisan Budaya Takbenda - Menganjan". warisanbudaya.kemdikbud.go.id. 1 Januari 2015. Diakses tanggal 19 Januari 2021.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan