Sabtu, 24 Oktober 2026
00:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Neni Moerniaeni

Neni Moerniaeni

Bagikan:
Neni Moerniaeni
250px-Foto_Resmi_Wali_Kota_Bontang_Neni_Moerniaeni_2025.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret resmi, 2025
Wali Kota Bontangke-3 dan ke-5
Mulai menjabat
20 Februari 2025
WakilAgus Haris
PendahuluBasri Rase
Masa jabatan
23 Maret 2016 –23 Maret 2021
WakilBasri Rase
PendahuluAdi Darma
PenggantiBasri Rase
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 2014 –24 Agustus 2015
PenggantiHetifah Sjaifudian
Daerah pemilihanKalimantan Timur
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bontang
Masa jabatan
2009–2014
Informasi pribadi
Lahir30 Juli 1960 (umur 66)
Jakarta, Indonesia
Partai politik  Golkar
Suami/istriAndi Sofyan Hasdam
Anak3
PendidikanUniversitas Hasanuddin
Pekerjaan

Neni Moerniaeni (lahir 30 Juli 1960) adalah politikus Partai Golongan Karya yang menjabat sebagai Wali Kota Bontang masa jabatan 2016–2021[1] dan 2025–2030. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[2] Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai anggota DPR-RI dari 2014 hingga 2015 mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur dan digantikan oleh Hetifah Sjaifudian. Ia juga dikenal sebagai dokter dan akademisi.

Ia menggantikan Wali Kota Adi Darma setelah terpilih dalam Pilkada Bontang 2015 dan berpasangan dengan Wakil Wali Kota Basri Rase. Ia adalah istri dari mantan Wali Kota Kota Andi Sofyan Hasdam yang menjabat dari 2001 hingga 2011.

Pendidikan

Kiprah

Pada tahun 2001–2010, Neni Moerniaeni menjadi Ketua PKK Kota Bontang dan disusul menjadi Ketua DP II Partai Golkar Kota Bontang. Selain itu, Neni aktif dalam kegiatan kemasyarakatan sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bontang. Berkat pengalaman mengikuti kursus Short Course Disabilities di New Zealand pada 2003, Neni menjadi Ketua di Forum Pemberdayaan Penyandang Cacat Bontang.

Neni menjadi dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, serta menjadi dokter umum di Rumah Sakit Umum Wahab Samarinda dari 1989 hingga 1994. Empat tahun kemudian, Neni menjadi dokter spesialis di rumah sakit yang sama.

Karier politik

Legislatif

Neni pernah menjadi calon anggota legislatif pada April 2004, akan tetapi tidak lolos. Ia maju kembali pada pemilu Legislatif 2014 dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI untuk daerah pilihan Kalimantan Timur dari Partai Golkar. Sebelum dilantik menjadi Anggota DPR-RI, ia menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bontang pada periode 2009-2014. Sebagai Anggota DPR, ia bertugas di Komisi VII yang membidangi energi, sumber daya mineral, dan lingkungan hidup. Pada April 2015, terjadi banyak mutasi di Fraksi Partai Golkar dan Neni sempat bertugas di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan dan perbankan.

Wali Kota Bontang

Pada pilkada serentak 2015, Neni terpilih sebagai Wali Kota Bontang mengalahkan calon petahana Adi Darma. Neni Moerniaeni dan Basri Rase resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang pada 23 Maret 2016 di Pendopo Lamin Etam, Samarinda. Pelantikan dipimpin Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak.[3]

Wali_Kota_Bontang_Neni_Moerniaeni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Potret resmi Neni Moerniaeni tahun 2016 saat menjabat sebagai Wali Kota Bontang ke-3

Pada Pilwali Kota Bontang 2024, ia kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bontang masa jabatan 2025–2030 berpasangan dengan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya, Agus Haris. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 41.081 suara atau 43,05% dari total suara sah.[4]

Kehidupan pribadi

Neni menikah dengan mantan Wali Kota Kota Andi Sofyan Hasdam dan dikaruniai tiga orang anak.

Sejarah elektoral

Pemilu Lembaga legislatif Dapil Partai Perolehan suara Hasil
2014 Dewan Perwakilan Rakyat Kalimantan Timur Golkar 61.405[5] checkY Terpilih

Referensi

  1. ↑ "Sejahterakan Masyarakat, Ini Tiga Program Unggulan dari Wali Kota Bontang". aktual.com. 24-03-2016. Diakses tanggal 10-04-2026.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  2. ↑ "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  3. ↑ "Sah, Pasangan Kepala Daerah Kota Bontang Dilantik Gubernur Kaltim". kliksamarinda.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-05. Diakses tanggal 23 Maret 2016.
  4. ↑ Fitriwahyuningsih (09-01-2025). "KPU Resmi Tetapkan Neni-Agus sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Terpilih Periode 2025-2030". kaltimtoday.co. Diakses tanggal 10-04-2026.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  5. ↑ "Potret Keterpilihan Anggota Legislatif Hasil Pemilu 2014" (PDF). kemenpppa.go.id. Diakses tanggal 23 Mei 2022.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Basri Rase
Wali Kota Bontang
2025–sekarang
Diteruskan oleh:
Masih menjabat
Didahului oleh:
Adi Darma
Wali Kota Bontang
2016–2021
Diteruskan oleh:
Basri Rase
Wali kota di Indonesia berdasarkan provinsi
Aceh
Bali
Banten
Bengkulu
Gorontalo
Jakarta
Jambi
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Lampung
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Papua
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah
Riau
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
DI Yogyakarta
Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2025
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan