Minggu, 11 Oktober 2026
23:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Nebula Jam Pasir

Nebula Jam Pasir

Bagikan:
Nebula Jam Pasir
Nebula
250px-MyCn18-crop.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hubble Space Telescope gambar dari Nebula Jam Pasir
Data pengamatan: J2000 epos
Asensio rekta 13j 39m 35.116d[1]
Deklinasi -67° 22′ 51.45″[1]
Jarak8 kly (2.5 kpc)[butuh rujukan] ly
Magnitudo semu (V)13.0[1]
Rasi bintangMusca
Ciri-ciri fisik
Jari-jari- ly
Magnitudo mutlak (V)-
Ciri penting-
SebutanESO 97-1,[1]

Nebula Jam Pasir Berukir,[1]

PN MyCn 18[1]
Lihat pula: Daftar nebula

Nebula Jam Pasir (juga dikenal sebagai MyCn 18) adalah nebula planeter muda terletak di selatan rasi bintang Musca yang berjarak sekitar 8.000 tahun cahaya dari Bumi. Nebula ini ditemukan oleh Annie Jump Cannon dan Margaret W. Mayall selama mereka bekerja pada katalog Draper Henry (katalog dibuat antara 1918 sampai 1924). Pada saat itu, Nebula Jam Pasir ditetapkan hanya sebagai nebula planeter kecil lemah. Teleskop yang jauh lebih baik dan teknik pencitraan memungkinkan bentuk jam pasir dari nebula ditemukan oleh Raghvendra Sahai dan John Trauger dari Jet Propulsion Laboratory pada tanggal 18 Januari 1996. Hal ini diduga bahwa bentuk jam pasir MyCn 18 ini diproduksi oleh ekspansi angin bintang yang cepat dalam awan yang perlahan-lahan berkembang padat dekat ekuator dibandingkan pada kutubnya. Pembentukan bentuk "mata" pada pusat nabula belum sepenuhnya dipahami.

Nebula Jam Pasir difoto oleh Wide Field and Planetary Camera 2 dari Teleskop ruang angkasa Hubble.

Sebuah "Nebula Jam Pasir" kurang terkenal terletak di dalam Nebula Laguna.

Referensi

  1. STScI. Hubble Finds an Hourglass Nebula around a Dying Star. Press release: Space Telescope Science Institute. January 16, 1996.
  1. 1 2 3 4 5 6 "SIMBAD Astronomical Database". Results for PN MyCn 18. Diakses tanggal 2006-12-22.

Pranala luar

Koordinat: Peta langit 13h 39m 35.12s, −67° 22′ 51.45″


Ikon rintisan

Artikel bertopik nebula ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan