Minggu, 01 November 2026
16:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Naoto Kan

Naoto Kan

Perdana Menteri Jepang ke-96 (2010–2011)

Bagikan:
Naoto Kan
菅 直人
Kan_Naoto_2009.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Potret resmi, 2009
Perdana Menteri Jepang
Masa jabatan
7 Juni 2010 –2 September 2011
Penguasa monarkiAkihito
PendahuluYukio Hatoyama
PenggantiYoshihiko Noda
Menteri Keuangan
Masa jabatan
6 Januari 2010 –8 Juni 2010
PendahuluHirohisa Fujii
PenggantiYoshihiko Noda
Deputi Perdana Menteri Jepang
Masa jabatan
16 September 2009 –8 Juni 2010
PendahuluKosong
last held by Wataru Kubo on 11 January 1996
PenggantiKosong
Anggota Majelis Rendah
Mulai menjabat
22 Juni 1980
Daerah pemilihanDistrik 18 Tokyo
Informasi pribadi
Lahir10 Oktober 1946 (umur 80)
Partai politikPartai Demokrat
Suami/istriNobuko Kan (1970–Sekarang)
AnakGentarō Kan
Shinjirō Kan
AlmamaterInstitut Teknologi Tokyo
Situs webwww.n-kan.jp

Naoto Kan (菅直人) (lahir 10 Oktober 1946) merupakan pemimpin Partai Demokratik di Jepang dan merupakan Perdana Menteri Jepang ke-61, menggantikan Yukio Hatoyama yang mengundurkan diri.

Kan Naoto pertama kali terpilih menjadi anggota Majelis Rendah pada tahun 1980, sebagai anggota Federasi Sosial Demokrat.

Kemudian, pada tahun 1994, Kan bergabung dengan Partai Sakigake Baru (Shinto Sakigake) dan menjabat sebagai Kepala urusan Kebijakan ketika menjadi bagian dari koalisi pemerintah yang terdiri dari Partai Liberal Demokrat (LDP) dan Partai Sosial Demokrat (SDP). Dua tahun kemudian, pada tahun 1996, Kan menjadi Menteri Kesehatan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Hashimoto Ryutaro dari LDP, yang membuatnya terkenal karena berhasil menangani masalah infeksi HIV dari produk darah yang terkontaminasi.

Pada tahun yang sama, Kan dan Hatoyama Yukio mendirikan Partai Demokrat Jepang (DPJ), dan pada tahun 1998 menjadi ketua umum pertama, setelah DPJ setelah melakukan merger dengan partai-partai kecil.

Lalu, pada tahun 2003, Kan memimpin partainya bergabung dengan Partai Liberal yang dipimpin Ozawa Ichiro.

Ketika DPJ mengambil alih kekuasaan dalam kemenangan bersejarahnya musim panas lalu, Kan menjabat posisi Wakil Perdana Menteri dan Menteri Strategi Nasional dalam Kabinet pemerintahan Perdana Menteri Hatoyama. Dan pada bulan Januari lalu, Kan menggantikan Menteri Keuangan Fujii Hirohisa, yang berhenti karena alasan kesehatan.

Beberapa orang menyebutnya "Irakan" atau "Irritable Kan" (Kan Pemarah), karena sifat temperamennya. Namun, seorang anggota Parlemen yang dekat dengannya, mengatakan akhir-akhir ini Kan telah lebih matang sifatnya.

Referensi

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Yukio Hatoyama
Perdana Menteri Jepang
8 Juni 2010 — 2 September 2011
Diteruskan oleh:
Yoshihiko Noda
Menteri Keuangan (大蔵卿, Ōkura-kyō)
dibawah sistem Daijōkan dari Pemerintahan Meiji
Menteri Keuangan (大蔵大臣, Ōkura Daijin)
dibawah Konstitusi Kekaisaran Jepang
Menteri Keuangan (大蔵大臣, Ōkura Daijin)
dibawah Konstitusi Jepang
Menteri Keuangan (財務大臣, Zaimu Daijin)
Yang dimiringkan menandakan Menteri Keuangan sementara


40px-Emperor_Showa.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan