Senin, 28 September 2026
12:09 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Nanaya

Nanaya

Nanaya
Dewi cinta
250px-Kudurru_Melishipak_Louvre_Sb23.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hibah tanah kepada Ḫunnubat-Nanaya kudurru, prasasti Raja Meli-Shipak II (1186–1172 SM). Nanaya, duduk di atas takhta, sedang dipersembahkan putri raja, Ḫunnubat-Nanaya. periode Kass, prasasti gamping, Museum Louvre.
KediamanEanna
Pemujaan
Pusat pemujaanUruk, Borsippa
Keluarga
Orang tuaUrash (dewa penjaga laki-laki dari Dilbat, bukan pasangan dewi bumi Anu)[1]
PasanganNabu
AnakKanisurra dan Gazbaba
Padanan
AsyurTashmetum(sbg pasangan Nabu)[2]
ElamNarundi[3]

Nanaya (bahasa Sumeria, Kuneiform: 𒀭𒈾𒈾𒀀, DNA.NA.A; juga ditranskripsikan sebagai "Nanāy", "Nanaja", "Nanāja", atau '"Nanāya"; transkripsi kuno: "Nanâ"; dalam bahasa Yunani: Ναναια atau Νανα; bahasa Aram: ננױננאױ) adalah dewi Mesopotamia kuno, lebih tepatnya dari Sumeria. Kultusnya dibuktikan sejak periode Dinasti Ketiga Ur (akhir milenium kedua SM). Nanaya dipuja di Uruk, adalah putri dewa Urash, dewa tertinggi di antara dewa-dewa lainnya. Dia juga memiliki kuil di Kiš dan Babilonia. Kultusnya juga dibuktikan di antara bangsa Kass dan di wilayah Iran serta di Asia Tengah.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ O. Drewnowska-Rymarz, Mesopotamian Goddess Nanajā, 2008, p. 139
  2. ↑ R. Horry, Tašmetu (goddess), Ancient Mesopotamian Gods and Goddesses: "In first-millennium Assyria, Tašmetu was Nabu's consort but in Babylonia this role was taken by the goddess Nanaya"
  3. ↑ F. Wiggermann, Siebengötter A (Sebettu) [in:] Reallexikon der Assyriologie und vorderasiatischen Archäologie vol. 12, 2011, p. 462
  4. ↑ G. Azarpay (1976). "Nanâ, the Sumero-Akkadian Goddess of Transoxiana" (dalam bahasa Inggris). hlm. 537–540.{{cite web}}: |url= tidak ada atau kosong; Parameter tidak dikenal |periode= diabaikan

Bacaan selanjutnya

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Nanaya.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan