Selasa, 29 September 2026
02:11 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Ishara

Ishara

Dewi pelindung Ebla

Ishara
Dewi sumpah, penyakit dan cinta
250px-Yazilikaya49-51.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ishara antara Allani dan Nabarbi dalam prosesi Yazılıkaya
Simbolkalajengking, Bašmu
Pemujaan
Pusat pemujaanEbla, Kizzuwatna
Keluarga
Orang tuaEnlil dan Apantu
Anakmungkin Sebitti
Padanan
AkkadiaInanna
UgaritAsytoret[1]

Ishara (išḫara) awalnya adalah dewi Suriah yang kultusnya menyebar ke Sumeria dan Anatolia.[2] Išḫara pertama kali disebutkan di Ebla (milenium ketiga SM) dengan nama Išḫala. Di Anatolia pertama kali disebutkan di Kültepe (abad ke-XVIII SM), di mana ia memiliki sebuah kuil. Bangsa Hurri yang berimigrasi ke Suriah mengambil alih kultus yang mereka miliki pada abad ke-XIV SM, dibawa ke bangsa Het. Kuil Išḫara telah ada di Sumeria sejak masa pemerintahan Shulgi, terbukti bahwa pemujaan terutama dilakukan oleh keluarga kerajaan. Etimologi nama Ishara tidak diketahui.[3]

Lihat pula

  • Ishtar dan Nanaya, dewi lain yang dianggap sebagai "dewi cinta" di Mesopotamia
  • Allani, berhubungan dengan Ishara dalam budaya Hurri
  • Bashmu, hewan mitos yang pada awalnya berfungsi sebagai simbol Ishara
  • Hukum Het

Catatan

  1. ↑ M. Smith, ‘Athtart in Late Bronze Age Syrian Texts [in:] D. T. Sugimoto (ed), Transformation of a Goddess. Ishtar – Astarte – Aphrodite, 2014, p. 74-75
  2. ↑ Hans Gustav Güterbock; K. Aslihan Yener; Harry A. Hoffner; Simrit Dhesi (2002). Recent Developments in Hittite Archaeology and History. hlm. 29. ISBN 9781575060538.
  3. ↑ Gwendolyn Leick (2002). A Dictionary of Ancient Near Eastern Mythology. hlm. 94. ISBN 9781134641024.

Referensi

Mitologi Hurri
Informasi umum
Dewa-dewi
Utama
Kedua
Dewa pelayan
Dewa purba
Unsur alam yang diperdewakan
Makhluk mitologis lainnya
Pahlawan
Pusat keagamaan
Sistem kepercayaan terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan