Rabu, 07 Oktober 2026
03:16 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Nanas kebebasan

Nanas kebebasan

Bagikan:
Nanas kebebasan
Hanzi tradisional: 自由鳳梨
Hanzi sederhana: 自由凤梨
Alih aksara
nama alternatif
Hanzi tradisional: 自由菠蘿
Hanzi sederhana: 自由菠萝
Alih aksara
250px-Taiwan_pineapples_sold_out_despite_being_much_more_expensive%2C_they_are_delicious_though.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Di Jepang, nanas Taiwan terjuang habis meskipun memiliki harga 240% dari nanas biasa

Nanas kebebasan (Hanzi:自由鳳梨) adalah sebuah tanggapan politik dan sosial terhadap pencekalan Tiongkok terhadap impor nanas dari Taiwan.

Ikhtisar

Pada 2021, pemerintahan Tiongkok mencekal impor nanas dari Taiwan hanya karena musimnya dimulai, mengklaim bahwa impor sebelumnya mengandung hama, klaim yang dipertanyakan oleh para pakar, produsen, dan pemerintah Taiwan. Menanggapi pencekalan tersebut, pemerintah Taiwan membujuk rakyat Taiwan dan sekutu diplomatik untuk meningkatkan konsumsi mereka terhadap “Nanas Kebebasan” Taiwan dan menjanjikan bantuan keuangan bagi para petani manapun yang tampak terpengaruh akibat pencekalan tersebut.[1] Kampanye nanas kebebasan diluncurkan oleh Menlu Joseph Wu di Twitter.[2]

Istilah “nanas kebebasan” adalah sebuah permainan kata dari kentang kebebasan.[3]

Referensi

  1. ↑ Davidson, Helen. "Taiwanese urged to eat 'freedom pineapples' after China import ban". www.theguardian.com. The Guardian. Diakses tanggal 3 Maret 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Cheng, Ching-Tse. "Taiwan minister launches 'Freedom Pineapple' campaign on Twitter". www.taiwannews.com.tw. Taiwan News. Diakses tanggal 3 Maret 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Aspinwall, Nick. "Taiwan Promotes 'Freedom Pineapples' in Response to Chinese Import Ban". thediplomat.com. Diakses tanggal 12 Maret 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan