Jumat, 16 Oktober 2026
05:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Kuil Naeso

Kuil Naeso

bangunan kuil di Korea Selatan

Bagikan:
250px-Korea-Buan_County-Naesosa-Cheonwangmun-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cheonwangmun, pintu gerbang Naesosa.

Naesosa atau Kuil Naeso (내소사;來蘇寺) adalah sebuah kuil Buddha yang terletak di Kabupaten Buan, provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan.[1] Kuil ini didirikan pada tahun ke-3 masa pemerintahan Raja Mu dari kerajaan Baekje (tahun 633).[1] Pada awalnya kuil ini dikenal dengan nama Soraesa tetapi tidak diketahui sejak kapan namanya diubah menjadi Naesosa.[1] Beberapa sumber menyebutkan bahwa namanya diganti sejak Jenderal Sojeongbang dari Dinasti Tang datang berkunjung dan memberikan sumbangan kepada kuil ini.[1] Namun, dalam buku geografi Donggukyeojiseungnam yang diterbitkan pada masa Dinasti Joseon, kuil ini pun tercatat dengan nama Soraesa, jadi kemungkinan juga nama kuil ini diganti sejak masa Dinasti Joseon.[1] Di Kuil Naeso terdapat beberapa buah Harta Nasional Korea Selatan seperti Goryeodongjong (genta perunggu Goryeo, harta nomor 277), Beophwagyeong-jeolbon-sabon (harta nomor 278), dan Daeungbojeon (aula kuil, harta nomor 291).[1] Daerah sekitar Kuil Naeso adalah objek wisata populer sepanjang tahun, yang dikelilingi oleh pegunungan dan hutan.[1]

Pranala luar

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Naesosa.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Gaeamsa Temple and Naesosa[pranala nonaktif permanen], english.kbs.co.kr. Diakses pada 12 Oktober 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan