Sabtu, 17 Oktober 2026
14:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kuil Naeso

Kuil Naeso

bangunan kuil di Korea Selatan

Bagikan:
250px-Korea-Buan_County-Naesosa-Cheonwangmun-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cheonwangmun, pintu gerbang Naesosa.

Naesosa atau Kuil Naeso (내소사;來蘇寺) adalah sebuah kuil Buddha yang terletak di Kabupaten Buan, provinsi Jeolla Utara, Korea Selatan.[1] Kuil ini didirikan pada tahun ke-3 masa pemerintahan Raja Mu dari kerajaan Baekje (tahun 633).[1] Pada awalnya kuil ini dikenal dengan nama Soraesa tetapi tidak diketahui sejak kapan namanya diubah menjadi Naesosa.[1] Beberapa sumber menyebutkan bahwa namanya diganti sejak Jenderal Sojeongbang dari Dinasti Tang datang berkunjung dan memberikan sumbangan kepada kuil ini.[1] Namun, dalam buku geografi Donggukyeojiseungnam yang diterbitkan pada masa Dinasti Joseon, kuil ini pun tercatat dengan nama Soraesa, jadi kemungkinan juga nama kuil ini diganti sejak masa Dinasti Joseon.[1] Di Kuil Naeso terdapat beberapa buah Harta Nasional Korea Selatan seperti Goryeodongjong (genta perunggu Goryeo, harta nomor 277), Beophwagyeong-jeolbon-sabon (harta nomor 278), dan Daeungbojeon (aula kuil, harta nomor 291).[1] Daerah sekitar Kuil Naeso adalah objek wisata populer sepanjang tahun, yang dikelilingi oleh pegunungan dan hutan.[1]

Pranala luar

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Naesosa.
  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Gaeamsa Temple and Naesosa[pranala nonaktif permanen], english.kbs.co.kr. Diakses pada 12 Oktober 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan